Wali Kota Palembang ajak masyarakat bersihkan lingkungan

id harnojoyo, walikota palembang, gotong royong, Masjid Baiturrahman, sampah

Arsip- Wali Kota Palembang, Harnojoyo memeriksa drainase di rumah susun.(Antarasumsel.com/Ist)

Palembang (ANTARA Sumsel) - Wali Kota Palembang Harnojoyo mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk membersihakan lingkungan karena kebersihan bukan saja bermanfaat terhadap kesehatan tetapi banyak yang dapat diambil.

Bahkan dengan lingkungan bersih maka daerah semakin menarik untuk dilihat, kata wali kota usai shalat subuh berjamaah di Masjid Baiturrahman Bukit Baru II Palembang, Minggu.

Oleh karena itu pihaknya rutin bergotong royong di kota tersebut yang tidak lain supaya lingkungan menjadi tertata rapi.

Bahkan, lanjut dia, pihaknya mengutamakan membersihkan sungai karena saat ini kondisinya masih kotor dan aliran sering tersumbat, ujar dia.

Bahkan, Pemerintah Kota Palembang menganggarkan dana untuk normalisasi Sungai Sekanak agar semakin menarik.

Pihaknya menginkan sungai yang ada di Palembang seperti semula yakni jernih ditambah lagi ikan yang hidup berkeliaran.

Dia mencontohkan, di Jepang yang setiap sungainya berkeliaran ikan yang sangat menarik untuk dilihat.

Memang, lanjut dia, kesemua itu tidak terlepas dari dukungan seluruh lapisan masyarakat terutama dalam bergotong royong.

Oleh karena itu pihaknya terus bergotong royong setiap minggu supaya lingkungan terutama sungai menjadi bersih, kata dia.

Intinya melalui program gotong royong tersebut pihaknya ingin mengembalikan budaya lama yakni kebersamaan dalam bekerja, kata dia.

Namun, lanjut dia, yang lebih penting lagi gotong royong untuk memotivasi masyarakat supaya hidup bersih.

Apalagi bersih bagian dari kesehatan dan iman dan itu harus digalakan, kata dia.

Sementara Ketua Masjid Baiturrahman Suhadi mengatakan, kehadiran wali kota Palembang ini memang sudah lama ditunggu bagi masyarakat daerah ini.

Hal ini karena subuh berjamaah sangat bermanfaat terutama dalam bersilaturahim, tambah dia.

Editor: Ujang
COPYRIGHT © ANTARA 2017

Komentar