Indonesia taklukkan Filipina 3-0

id timnas, sepak bola, u-22, sea games, pelatih, menang, hadiah, ulang tahu ri, filipina

Pesepak bola Timnas U-22 Septian Yabes Roni (tengah) berebut bola dengan pesepak bola Filipina U-22 Junell Mark Bautista (kiri) dan Joshua Jake Crommen (ANTARA FOTO/Wahyu Putro A)

Jakarta (ANTARA Sumsel) - Tim Nasional U-22 Indonesia berhasil menaklukkan Filipina dengan skor 3-0 dalam laga kedua cabang olahraga sepak bola putra Grup B SEA Games ke-29 di Malaysia, tepat pada HUT ke-72 Kemerdekaan Indonesia, Kamis.

Dalam laman Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI), dipantau di Jakarta, Kamis, gol Indonesia dalam pertandingan tersebut dicetak oleh Septian David Maulana menit ke-6, Muhammad Hargianto menit ke-45+1, dan Saddil Ramdani pada menit ke-58.

Bagi Septian David, gol tersebut adalah gol keduanya pada SEA Games 2017 Malaysia, setelah sebelumnya menjebol gawang Thailand dari titik penalti pada laga perdana timnas, Selasa (15/8) yang berakhir imbang 1-1.

Dalam pertandingan yang digelar di Stadion Shah Alam, Selangor, Malaysia, Indonesia menurunkan tim yang sedikit berbeda dibandingkan pertandingan kontra Thailand.

Nama-nama yang sebelumnya menjadi cadangan yaitu Putu Gede Juni Antara, Saddil Ramdani, Yabes Roni, dan Ezra Walian diturunkan oleh pelatih Luis Milla sejak menit pertama.

Hasilnya, Indonesia langsung tampil menekan dan bisa mencetak gol cepat pada menit ke-6.

Berawal dari serangan melalui sisi kiri pertahanan Filipina, Putu Gede Antara mengirimkan umpan silang ke kotak penalti lawan yang disambar oleh Septian David dan masuk mulus ke dalam gawang tanpa bisa diantisipasi kiper Ray Joseph Joyel. Skor 1-0 untuk Indonesia.

Tekanan demi tekanan terus dilakukan pemain Indonesia ke pertahanan Filipina sehingga membuat tim asuhan Marlon Maro tersebut sulit mengembangkan permainan.

Pada menit ke-13, Septian David sempat mendapatkan peluang, tetapi tendangannya masih melebar dari gawang.

Gol kedua untuk Indonesia terjadi pada menit ke-45+1. Kerja sama apik para pemain Indonesia di depan kotak penalti Filipina diakhiri dengan umpan terobosan terukur dari Septian David ke arah Hargianto yang sudah berlari menembus barikade pertahanan lawan.

Tinggal berhadapan satu lawan satu dengan penjaga gawang, gelandang bertahan asal klub Persija tersebut tanpa kesulitan melesakkan gol gawang Filipina. Skor 2-0 sampai akhir babak pertama.

Pada babak kedua, Indonesia sempat tertekan di menit-menit awal. Namun, perlahan-lahan Evan Dimas dan kawan-kawan berhasil keluar dari tekanan tersebut.
 
Pada menit ke-49, Yabes Roni sempat mendapatkan ruang kosong di kotak penalti. Namun, bola hasil umpan terobosan tersebut gagal dimasukkannya ke gawang karena ditangkap kiper lawan.

Sembilan menit setelah peluang itu, tepatnya menit ke-58, Saddil Ramdani mencetak gol ketiga untuk Garuda Muda melalui tendangan melengkung dari luar kotak penalti. Gol itu bermula dari pergerakan Ezra Walian di sisi kanan pertahanan Filipina.

Setelah itu, Indonesia sempat mendapatkan beberapa peluang, di antaranya melalui Ezra Walian di menit ke-80 yang gagal mengarah ke gawang karena membentur bek lawan.

Skor 3-0 pun bertahan hingga wasit Sudish Kumar Pandey meniupkan peluit akhir pertandingan.

Hasil dari laga kontra Filipina membuat Indonesia kini berada di peringkat kedua klasemen sementara Grup B dengan empat poin, hasil satu seri dan satu kemenangan.

Indonesia berada di bawah Vietnam yang meraih poin sempurna dari dua pertandingan yang dihadapinya, yaitu kontra Timor Leste dan Kamboja masing-masing dengan skor 4-0 dan 4-1.

Timnas Thailand menguntit Indonesia dari posisi ketiga setelah pada pertandingan kedua hanya berhasil mengalahkan Timor Leste dengan skor 1-0. Thailand memiliki poin sama dengan Indonesia, yaitu empat poin, tetapi kalah selisih gol. Sementara Filipina, Timor Leste, Kamboja masing-masing berada di posisi keempat, kelima dan keenam.

Berikutnya, Timnas U-22 Indonesia akan berhadapan dengan Timor Leste di Stadion Majlis Perbandaraan MP Selayang, Malaysia, Minggu (20/8), mulai pukul 15.00 WIB.
Pewarta :
Editor: Ujang
COPYRIGHT © ANTARA 2017

Komentar