Legislator: Anggaran Sumsel 2017 perlu diefisiensi

id HM Giri Ramanda N Kiemas, apbd, efisiensi, defisit, anggaran

Gubernur Sumatera Selatan Alex Noerdin berjabat tangan dengan Ketua DPRD Sumsel Giri (Antarasumsel.com)

Palembang (ANTARA Sumsel) - Ketua DPRD Sumatera Selatan HM Giri Ramanda N Kiemas menyatakan kalau anggaran yang ada perlu diefisiensi pada tahun 2017 ini.

Pada tahun lalu ada yang tidak bayar sehingga tahun 2017 ini ada efisiensi, kata Giri Ramanda saat ditanya mengenai defisit anggaran sekitar Rp500 miliar di Palembang, Jumat.

Menurut dia, tahun lalu Sumsel kurang, jadi tahun ini harus diselesaikan dengan mengefisiensi anggaran-anggaran yang ada tahun 2017.

Sementara apakah hal itu akan berpengaruh dengan anggaran di bidang lain, ia menyatakan, akan dilihat nanti karena pihaknya belum melakukan rapat.

"Kebijakan Umum Anggaran (KUA) dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) belum ditandatangani, kalau sudah akan tahu persis, yang jelas ada efisiensi terkait dengan defisit tahun 2016 dibayar pada 2017, jadi otomatis kita harus mengurangi anggaran-anggaran di tahun berjalan," katanya.

Sebelumnya, Ketua Komisi IV DPRD Sumatera Selatan, RA Anita Noeringhati mengatakan, tim anggaran pemerintah daerah belum siap untuk membuat laporan secara rinci.

"Kita ingin mendapatkan laporan secara rinci dari imbas dipotongnya dana alokasi umum ataupun tunda bayar seperti apa untuk Sumatera Selatan yang efisiensi, karena kita masih defisit sekitar Rp500 miliar, tapi bisa dicari Rp300 miliar sehingga tinggal mencari Rp200 miliar lagi.

Oleh karena itu, pihaknya memberikan waktu kepada tim TAPD untuk menyusun kembali laporan yang akan disampaikan ke badan anggaran untuk bahan rapat, katanya.
Pewarta :
Editor: Ujang
COPYRIGHT © ANTARA 2017

Komentar