Sriwijaya FC minta perubahan jadwal pertandingan

id sfc, sriwijaya fc, jam pertandingan, perubahan jam, waktu pertandingan, Achmad Haris, PT Liga Indonesia Baru

Pesepakbola Sriwijaya FC Mariando (kiri) berebut bola dengan rekan satu timnya Manda Cingi (kanan) saat mengikuti latihan . (Antarasumsel.com/Nova Wahyudi/dol/17)

Palembang (Antarasumsel.com) - Manajemen Sriwijaya FC melayangkan surat resmi kepada operator Go-Jek Traveloka Liga 1 untuk meminta perubahan jadwal pertandingan melawan Perseru Serui yang diagendakan pada 1 Juli.

Sekretaris Tim Sriwijaya FC Achmad Haris di Palembang, Sabtu, mengatakan tanggal tersebut masih merupakan puncak arus mudik Lebaran.

"Sriwijaya minta jadwal ditinjau ulang agar persiapan pemain dapat lebih maksimal menghadapi pertandingan," kata Haris.

Ia mengatakan sejauh ini PT Liga Indonesia Baru yang menjadi operator Liga 1 telah menyiapkan dua skema terkait rencana perubahan laga yang berdekatan dengan Idul Fitri nanti.

Akan tetapi, setiap klub tetap dimintai pendapat terkait hal ini.

Pada skema pertama disebutkan bahwa dua pertandingan Sriwijaya FC menghadapi Persija Jakarta dan Perseru Serui akan mengalami perubahan. Awalnya laga kontra Macan Kemayoran yang digelar pada Jumat (16/6) diubah menjadi Rabu (14/6), sementara laga melawan Perseru Serui dimajukan menjadi Selasa (20/6) dari jadwal semula Sabtu (1/7).

Sementara pada skema kedua, laga melawan Persija Jakarta tetap akan digelar sesuai jadwal awal, namun laga kandang Sriwijaya FC melawan Perseru dimundurkan menjadi Senin (3/7).

Haris menjelaskan setelah berkomunikasi dengan tim pelatih, manajemen SFC menyebut lebih condong memilih skema pertama dan telah disampaikan kepada PT LIB.

"Ada beberapa faktor yang membuat Sriwijaya FC memilih skema tersebut, karena pertama banyak pemain yang pulang kampung cukup jauh seperti TA Mushafry ke Ternate, dua pemain asing yakni Yu Hyun Koo dan Tijani Belaid juga akan kembali ke negaranya sebentar. Jika memilih opsi kedua maka persiapan laga melawan Perseru akan sangat singkat sehingga dikhawatirkan tidak akan maksimal," ujar dia.

Selain itu, pihaknya juga menyebut hal ini juga sesuai dengan program latihan yang sudah disusun selama ini.

"Musim lalu kami mendapat pelajaran sangat berharga, libur Lebaran saat itu cukup lama hingga 13 hari dan ternyata hasilnya tidak baik untuk tim," kata dia.

Setelah libur, kondisi pemain tidak prima dan harus menelan kekalahan telak dari Bhayangkara di Palembang.
Pewarta :
Editor: Ujang
COPYRIGHT © ANTARA 2017

Komentar