Pemkot Palembang maksimalkan pemanfaatan lima panti asuhan

id Dinas Sosial, Harobin Mastofa, sekda palembang, permasalahan sosial

Gedung Dinas Sosial Kota Palembang (Antarasumsel.comDen)

Palembang (Antarasumsel.com) - Dinas Sosial Kota Palembang, Sumatera Selatan berupaya memaksimalkan pemanfaatan lima panti asuhan untuk menampung, mendidik dan memelihara anak-anak yatim, yatim piatu, serta anak terlantar.

"Untuk mencegah timbulnya permasalahan sosial seperti maraknya anak terlantar perlu dimaksimalkan pemanfaatan panti asuhan milik pemerintah kota," kata Sekda Palembang Harobin Mastofa, di Palembang, Jumat.

Dia menjelaskan, anak-anak yang tidak memiliki orang tua perlu mendapat perhatian sehingga dapat hidup dengan layak dan mengembangkan potensi diri secara positif di bawah pembinaan lembaga sosial yang khusus mengurus permasalahan tersebut.

Selain mengoptimalkan panti asuhan yang dikelola Dinas Sosial, pihaknya juga berupaya mendukung dan membina panti asuhan yang hingga saat ini masih beroperasi menjalankan tugas dan fungsinya sesuai dengan ketentuan yang berlaku, katanya.

Menurut dia, untuk menampung, mendidik dan memelihara anak-anak yatim, yatim piatu, serta anak terlantar, sangat dibutuhkan peran serta masyarakat, karena tidak mungkin bisa diurus sendiri melalui panti asuhan yang dimiliki Pemkot Palembang.

Panti asuhan yang dimiliki pemkot jumlahnya terbatas, untuk meningkatkan partisipasi masyarakat pihaknya akan terus mendorong orang-orang yang memiliki kepedulian dan kemampuan secara keuangan menampung, mendidik dan memelihara anak-anak yatim, yatim piatu, serta anak terlantar membangun panti asuhan.

Namun jika ada oknum masyarakat yang memanfaatkan panti asuhan untuk mendapatkan keuntungan pribadi dengan menjadikan anak-anak sebagai alat mencari uang, akan dilakukan penertiban dan dilakukan pencabutan izin operasionalnya.

Untuk mendukung dan melakukan pembinaan terhadap panti asuhan, serta menertibkan yang beroperasi tidak sesuai ketentuan, pihaknya secara rutin menurunkan tim pengawas ke lapangan, kata Harobin.
Pewarta :
Editor: Ujang
COPYRIGHT © ANTARA 2017

Komentar