Irving tampil gemilang saat Cavs taklukkan warriors

id Kyrie Irving, basket, nba

Irving tampil gemilang saat Cavs taklukkan warriors

Kyrie Irving (Reuters)

Washington (Antara/The Sports Xchange) - Ketika Kyrie Irving melalui lautan pewarta dan berjalan ke ruang ganti pada Minggu, rekan setimnya LeBron James melihatnya datang dan hal itu mengejutkannya.

"Dia istimewa," kata James.

Irving kelihatannya memiliki hadiah istimewa: menghancurkan Golden State Warriors. "Jumper turnover"nya melewati Klay Thompson saat pertandingan menyisakan waktu 3,4 detik membuat Cleveland Cavaliers menang 109-108 pada pertandingan yang merupakan final NBA setelah Cleveland tertinggal 14 angka pada awal kuarter keempat.

"Ia merupakan pembunuh di lapangan," kata pelatih Cavs Tyronn Lue.

Jumper Irving melewati Thompson mengingatkan pada lemparan tiga angkanya pada menit terakhir Game 7, ketika ia menuntaskan kebangkitan Cavs dari ketinggalan 1-3 dan memberikan gelar kejuaraan pertama bagi Cleveland dalam rentang waktu 52 tahun. Saat itu ia melepaskan lemparan tiga angka melewati Steph Curry dengan kakinya yang lebih lemah. Kali ini ia menaklukkan pertahanan superior dari Thompson.

"Saya benar-benar yakin Klay ingin berhadapan dengan saya dan saya yakin saya pun ingin menghadapi Klay," kata Irving. "Ini hanya permainan hebat yang berakhir seperti itu, namun itu merupakan pertahanan tangguh."

Warriors memimpin pada sebagian besar jalannya permainan dan memperbesar keunggulan mereka menjadi 94-80 meski James diistirahatkan pada awal kuarter keempat. Namun dunk yang dilakukan James saat pertandingan menyisakan 1:43 membuat Cavs memimpin 105-103 -- keunggulan pertama mereka sejak awal kuarter pertama -- dan Warriors hanya mampu mengukir 13 angka pada sembilan terakhir pertandingan ini.

"Kami memiliki kesempatan untuk menjauhkan diri dari mereka," kata pelatih Golden State Steve Kerr.

"Kami memiliki sejumlah penguasaan bola yang buruk berturut-turut. Kami memiliki terlalu banyak turnover. Kami mengendalikan permainan dan kami tidak mengeksekusi semuanya pada kuarter keempat. Akan menjadi rekaman (video) yang hebat untuk disaksikan kembali. Ini akan menjadi sangat berharga bagi kami untuk melihat rekaman itu karena kami tahu kami telah menyia-nyiakannya."

Irving mengemas 25 angka sedangkan James mengukir 31 angka dan 13 rebound. Kevin Love menambahi 20 angka dan enam rebound.

Kevin Durant tampil sensasional pada babak pertama rivalitas terbaik di NBA. Durant memasukkan 36 angka dan melakukan 15 rebound, namun tidak mampu memaksimalkan peluang mencetak angka penentu kemenangan menyusul angka yang dibukukan Irving.

Golden State mengandalkan Durant, yang berbenturan dengan Richard Jefferson dan kehilangan keseimbangannya. Ia terjatuh dan tidak dinyatakan sebagai pelanggaran ketika Warriors kehabisan waktu.

"Saya berusaha untuk membuat gerakan," kata Durant. "Saya tidak terjatuh sendiri."

Jefferson tidak percaya bahwa ia telah melanggar pemain lawan.

Thompson mencetak 24 angka dan Draymond Green mengemas 16 angka saat dirinya melakukan banyak pelanggaran sepanjang pertandingan. Curry mencetak 15 angka pada empat keberhasilan dari 11 tembakan, meski ia memasukkan lemparan tiga angka saat pertandingan menyisakan 1:14 yang membuat Warriors unggul 108-105. Curry menghadap ke para penonton yang mencemooh dengan mengangkat tiga jari sebagai bentuk selebrasi, namun tidak seperti pada Juni, Cavs tidak takluk.

"Tentu saja, emosi keluar bukan hanya bagi para pemain namun untuk (media) dan para penggemar," kata James.    

"Inilah dua match up terakhir maka semuanya hanya mulai berpikir kembali mengenai apa yang terjadi antara final-final tahun lalu dan final-final sebelumnya, begitu emosional, itu merupakan hal yang alami."

(H-RF)

Editor: Ujang
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Komentar