Logo Header Antaranews Sumsel

Legislator: Koperasi tak jelas lebih baik dicabut

Selasa, 18 Oktober 2016 17:14 WIB
Image Print
Koperasi Indonesia (Antarasumsel.com/Grafis/Aw)

Palembang (ANTARA Sumsel) - Koperasi-koperasi yang tidak menyelenggarakan rapat anggota tahunan dan tidak jelas anggotanya lebih baik badan hukumnya dicabut, kata Wakil Ketua Komisi II DPRD Sumatera Selatan Budiarto Marsul.

Budiarto di Palembang, Selasa mengatakan bahwa di Sumatera Selatan juga banyak koperasi yang sudah tinggal "papan nama" saja dan orang-orangnya tidak ada lagi, rapat anggota tahunan (RAT) tidak jalan, karena itu lebih baik dicabut saja.

"Kita perlu itu bukan jumlah koperasinya, tetapi yang terpenting koperasi tersebut memang ada usahanya, ada pengurus dan ada anggotanya sehingga betul-betul berfungsi untuk memberikan pelayanan kepada anggota," katanya.

Ia berharap, sekarang ini pemerintah mendata koperasi yang sudah seharusnya dicabut badan hukumnya itu.

Sementara mengenai berapa banyak koperasi yang tidak aktif di Sumsel, ia menyatakan, belum tahu berapa jumlahnya.

"Kalau di Dewan Koperasi Indonesia sedang dalam proses pendataan, jadi belum tahu angkanya," ujar Budiarto yang juga menjabat Ketua Dewan Koperasi Indonesia Wilayah Sumsel tersebut.

Mengenai mengapa koperasi itu tidak aktif, ia mengatakan, dasar pendirian barangkali, karena terkadang orang mendirikan koperasi hanya mengejar bantuan.

Oleh karena itu ketika bantuannya habis maka sudah tidak jalan lagi koperasinya, padahal seharusnya koperasi didasarkan kebutuhan bersama, bukan hanya pada saat tertentu saja, katanya.



Pewarta:
Editor: Indra Gultom
COPYRIGHT © ANTARA 2026