Nenek renta membiayai hidup dengan upahan berdagang

id nenek, pedagang, kacang goreng, nenek inem

Nenek Inem (83) saat berdagang kacang goreng di Palembang (24/8) (Foto Antarasumsel.com/Sally Rusidina/16/den)

....Lumayan, dari keuntungan bersih yang didapat setiap hari kisaran Rp15 ribu....
Palembang (ANTARA Sumsel) - Nenek renta Inem, warga tinggal di kawasan Kantor Wali Kota Palembang mencari rezeki untuk membiayai hidupnya dengan mengambil upahan dari keuntungan berdagang kacang goreng

Saya setiap hari berdagang kacang goreng di kawasan parkiran belakang Mall Internasional Plaza, kata Inem (83) di Palembang, Rabu.

Menurut nenek tujuh cucu ini, sudah puluhan tahun menekuni mengambil upahan dari keuntungan berjualan kacang goreng tersebut.

Lumayan, dari keuntungan bersih yang didapat setiap hari kisaran Rp15 ribu.

Ia mengaku, selama ini tinggal sendirian di rumah kontrakannya, dimana sewa kontrakan dibayar oleh salah seorang perantau asal Kota Prabumulih.

Pemuda tersebut seorang rantauan tinggal di rumah kos sering membawakan saya makanan, kata nenek tersebut sambil menyusun dagangannya.

Menurut nenek ini, ia mempunyai dua orang anak, namun ditelantarkan.

Anak saya semua ada di Palembang, namun tidak seorang pun yang mau mengurus saya, katanya.

Kini ia mengaku pasrah menjalani hidupnya walau seorang diri. Di usia rentanya yang juga harus menanggung derita karena mengalami penyakit katarak di mata kanannya.

Saya berharap, kalau saja ada dermawan yang mau menolongnya supaya matanya terkena penyakit katarak yang sudah berlangsung sejak beberapa tahun lalu bisa segera dioperasi.
Pewarta :
Editor: Ujang
COPYRIGHT © ANTARA 2017

Komentar