Kolam Renang Baturaja tidak terawat

id kolam renang, olahraga air, kuryana aziz

Ilustrasi - Kolam Renang Lumban Tirta Palembang (Foto Antarasumsel.com/Nila Fuadi)

Baturaja (ANTARASumsel) - Bupati Ogan Komering Ulu Sumatera Selatan, Kuryana Aziz menyatakan kecewa terhadap pengelola kolam renang Baturaja melalui pihak ketiga PT El Jhon, karena kondisi salah satu fasilitas olahraga itu tidak terawat.

Pantauan di lapangan, Senin, Bupati Ogan Komering Ulu (OKU) Kuryana Aziz itu melakukan peninjauan begitu sampai di pintu gerbang kolam renang terlihat terkejut, karena kondisi fasilitas olahraga tersebut tidak terawat dengan baik.

Ia mengaku, kecewa dengan kondisi kolam renang yang dibangun pemerintah dengan dana puluhan miliar rupiah itu.

Halaman tak terawat, saluran air tersumbat dan dipenuhi rumput, dedaunan yang mengering berserakan, selanjutnya bupati intruksikan kepada Kepala Disporabudpar OKU supaya dibersihkan dan dilakukan perawatan dengan baik.

Selanjutnya, kekecewaan Bupati semakin bertambah setelah masuk ke lokasi gedung kolam renang. Lantai keramik terlihat banyak yang pecah, kolam renang berkarat airnya pun terlihat kotor.

"Mengapa seperti ini, sudah tiga tahun kolam ini ditelantarkan, kalau begini benar-benar pengelolanya tidak beres," kata Kuryana.

Ia menjelaskan, sebelum melakukan kerja sama dengan El Jhon, dirinya sudah mengingatkan Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga setempat agar berhati-hati.

"Ternyata benar, tahun pertama kolam ini dibiarkan, tahun kedua juga diterlantarkann dan tahun ketiga kondisi fasilitas olahraga itu sudah rusak parah," katanya.

Ia mengingatkan, Kadisporabudpar untuk meninjau Kerja sama ini dengan El John.

"Harus diputus, karena kolam renang itu sudah tiga tahun terbengkalai seperti ini. Kondisi fisiknya memprihatinkan," tegas Kuryana.

Bahkan informasi yang terima terakhir bayaran rekening listrik pasca dikelola El John ini menunggak.

Untuk itu Kuryana menghimbau, ke depan harus berhati-hati dan selektif dalam melakukan kerja sama dengan pihak ketiga.

Kepala Disporabudpar OKU, Paisol Ibrahim mengatakan, melihat dari draf MoU, kerja sama ini sudah bisa dilakukan pemutusan.

Nanti pada April ini kata Paisol, pihaknya akan melakukan rapat koordinasi bersama dengan pihak El John dan jajaran terkait.

Paisol menjelaskan, akibat sikap El Jhon yang tidak komitmen merawat gedung olahraga dan kolam renangnya, maka pihaknya memprediksi Pemkab OKU telah mengalami kerugian mencapai Rp800 juta.

Sementara pihak El Jhon hingga berita ini diturunkan belum dapat dikonfirmasi wartawan.
Pewarta :
Editor: Dolly Rosana
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Komentar