Lapas wanita Palembang kelola salon kecantikan

id lapas, lapas wanita palembang

Lapas wanita Palembang kelola salon kecantikan

Lapas wanita Palembang buka salon kecantikan serba lengkap (Foto: antarasumsel.com/14/Feny Selly)

Palembang (ANTARA Sumsel) - Setelah sukses mendirikan Cafe dan toko roti, Lembaga Pemasyarakatan wanita Klas II A Palembang Sumatera Selatan, mulai mengelola salon kecantikan khusus wanita berfasilitas lengkap dengan standar yang sangat baik.

"Salon ini terlengkap dan pertama yang dikelola Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) wanita," kata Kepala Lapas Wanita Palembang Rachmayanthy dijumpai usai peresmian salon Kecantikan yang diberi nama B`Rias itu, Jumat.

Dijelaskannya, berbagai perawatan kecantikan dan tubuh tersedia dengan fasilitas yang memadai dan bisa terbilang cukup mewah bahkan pelanggan dapat memiliki kartu keanggotaan untuk mendapatkan harga khusus.

Ruang standar salon di lantai bawah dilengkapi berbagai peralatan salon seperti perlengkapan creambath, meni-pedi, dan lainnya nampak tertata rapi.

Sementara meja tunggu yang nyaman bersama televisi, tumpukan majalah, dan minuman tersedia bagi pelanggan mengantre.

Bilik resepsionis salon pun dibuat selayaknya yang berstandar tinggi dengan beberapa penjaga berparas cantik nampak siap menyambut pelanggan.

Sementara, pelanggan naik ke lantai II dibuat lebih takjub lagi dengan yang ada di sana, karena di satu sudut terlihat liga kursi malas biasa digunakan untuk sarana refleksi.

"Di bagian ini kami punya beberapa terapis refleksi yang sudah terlatih dan kebetulan mereka memang biasa merefleksi atau memijat sebelum menjadi warga binaan," papar Ka Lapas yang selalu tersenyum ini.

Pindah ke salah satu ruangan, ia menjelaskan , ruangan tersebut merupakan khusus perawatan kulit.

"Di perawatan kulit ini kami memiliki dokter kulit yang akan membantu pelayanan perawatan selain warga binaan bertugas," jelasnya.

Ruang lantai dua itu pun memiliki tiga bilik yang diperuntukkan bagi perawatan pijat spa, nampak berukuran standar dengan dibatasi bilik kayu dan fasilitas alat pendingin ruangan (AC).

Salah satu ruang yang cukup membuat pengunjung salon takjub adalah keberadaan Jacuzzi (bak bathup berukuran besar dilengkapi dengan pemanas air akan menghasilkan gelombang air) di ruang bilas spa.

di samping Jacuzzi mewah itu terdapat satu bathup kecil yang telah terisi bunga.

Salon berfasilitas mewah tersebut diyakinkannya dikelola secara profesional oleh Lapas wanita Klas IIA Palembang.

"Semua administrasi dan pengelolaan murni dikerjakan petugas atau tenaga dari Lapas wanita," ungkap dia.

Warga binaan yang diberdayakan menjadi tenaga kecantikan di salon ini pun merupakan tenaga pilihan.

"Kami pilih dari segi kemampuan ketrampilan melalui pelatihan dan tentunya dilihat dari sisa masa hukuman yang bersangkutan," ujarnya.

Dua belas orang warga binaan yang terpilih menjadi tenaga di salon ini memang rata-rata telah menjalani dua pertiga dari masa hukumannya.

Untuk modal awal pendirian salon ini diakuinya Lapas wanita Palembang tidak dapat berdiri sendiri.

"Sesuai peraturan yang berlaku kami menggunakan pihak ketiga dalam bentuk kerja sama dalam mendirikan usaha berprofit ini, jelasnya.

CV Dwi tunggal yang bergerak di bidang kecantikan pun dipilih untuk kerja sama tersebut.

"Pembagian keuntungan dan lainnya sudah disepakati bersama, termasuk membayar tenaga para warga binaan yang melayani di salon tersebut," papar dia.

Sementara, warga binaan yang terlibat di salon kecantikan ini pun mensyukuri keberadaan fasilitas kecantikan itu.

"Kami jadi punya kegiatan yang positif sekaligus mengasah kemampuan untuk membuat usaha," ujar Erna, salah seorang warga binaan.

Kepala Divisi Pemasyarakatan Sumsel, Subiyantoro pada kesempatan tersebut sangat takjub dan mensyukuri diresmikannya salon tersebut.

"Namun kita juga berharap keamanan dan penjagaan warga binaan dalam salon ini juga tidak boleh kendur," kata dia.
Pewarta :
Editor: Indra Gultom
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar