115 Petugas penanggulangan kebakaran OKU disiagakan

id pbk, mobil pbk

Petugas PBK (Foto Antarasumsel.com/14/Nila Fuadi/Aw)

Baturaja (ANTARA Sumsel) - Sebanyak 115 orang petugas Penanggulangan Bahaya Kebakaran Kabupaten Ogan Komering Ulu, Sumatera Selatan, disiagakan guna mengatasi bencana itu, khususnya saat musim kemarau sekarang ini.

"Semua personel Penanggulangan Bahaya Kebakaran (PBK) harus siap saat adanya kebakaran di wilayah Ogan Komering Ulu," kata Kepala Dinas PBK Ogan Komering Ulu Paisol Ibrahim di Baturaja, Jumat.

Dia mengatakan jumlah personel PBK yang sebagian besar berstatus tenaga honorer tersebut, masih terbilang minim jika saat musim kemarau seperti sekarang ini, karena peristiwa kebakaran rentan terjadi.

"Jumlah personel yang ada cukup kalau saat cuaca normal, namun biasanya ketika kemarau 115 orang petugas itu masih kewalahan mengatasi kebakaran. Tapi sekarang sedikit teratasi dengan ditambahnya jumlah armada PBK," katanya.

Untuk jumlah fasilitas pendukung, PBK Ogan Komering Ulu saat ini memiliki sebanyak sembilan armada, terdiri atas enam mobil pemadam dan tiga tanki pengangkut air yang tersebar di lima posko kecamatan setempat.

"Kami memiliki lima posko meliputi Kecamatan Peninjauan, Lengkiti, Pengandonan, Lubuk Raja, serta Kota Baturaja," katanya.

Ia mengharapkan kehadiran posko tersebut memudahkan petugas menjangkau daerah-daerah pedesaan di setiap kecamatan, saat terjadi musibah kebakaran.

"Setiap posko nantinya dapat mengatasi setiap kejadian di wilayah masing-masing, namun jika dibutuhkan lima posko di OKU siap saling membantu," katanya.

Mengenai adanya kecamatan yang tidak memiliki posko PBK, Faisol membenarkan hal itu, namun lima posko di kecamatan tersebut saling membantu wilayah terdekat.

"Seperti di Kecamatan Sinar Peninjauan memang tidak ada posko, namun di Kecamatan Peninjauan dan Lubuk Raja ada posko, sehingga wilayah itulah nantinya yang akan bergerak," kata dia.
Pewarta :
Editor: M. Suparni
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Komentar