Logo Header Antaranews Sumsel

Dikritik media China, saham Nikon anjlok

Selasa, 18 Maret 2014 14:51 WIB
Image Print
Nikon Corp (Reuters)

(ANTARA Sumsel) - Saham Nikon Corp anjlok 4,2 persen menjadi 1.686 yen (setara Rp187 ribu) pada Senin pagi (waktu setempat) setelah produsen kamera tersebut dikritik media China yang mengatakan mereka menjual produk cacat di China dan tidak memberikan perlakuan yang adil dalam layanan pascapembelian kepada para konsumennya di negara itu.

Dengan penurunan tajam tersebut, harga saham Nikon kini berada di angka terendah dalam kurun waktu lima pekan terakhir.

Nikon, yang meraup pendapatan 1,16 miliar dolar Amerika (setara Rp13,05 triliun) di China pada tahun lalu, mengatakan pada Minggu pekan lalu pihaknya menanggapi laporan tersebut "dengan sangat serius" dan memperbaiki layanan pascapembelian produknya di China, seperti yang diungkapkan di situsnya.

Kritikan yang dibuat oleh media milik pemerintah China dapat memberikan dampak jangka panjang, terutama dalam kasus skandal korupsi dan keamanan makanan, yang menimpa sejumlah perusahaan dalam setahun terakhir termasuk produsen makanan asal Prancis Danone SA hingga produsen obat asal Inggris GlaxoSmithKline Plc.



Pewarta:
Editor: AWI-SEO&Digital Ads
COPYRIGHT © ANTARA 2026