
Musirawas kembangkan tanaman kedelai unggul

Musirawas (ANTARA Sumsel) - Dinas Pertanian Tanaman Pangan Kabupaten Musirawas, Sumatera Selatan akan mengembangkan tanaman kedelai kualitas unggul untuk memenuhi kebutuhan konsumsi lokal.
"Kita sudah menyiapkan lahan sekitar 200 hektare di Kecamatan Tugumulyo untuk pengembangan tanaman kedelai tersebut," kata Kepala Dinas Pertanian Tanaman Pangan Kabupaten Musirawas Suharto, Sabtu.
Ia mengatakan, kegiatan perluasan areal tanaman baru kedelai itu merupakan tindak lanjut dari keberhasilan Demontration Farming (Demfarm) hasil penetilian pengembangan dan rekayasa Badan Tenagar Nuklir Nasional (BATAN).
Keberhasilan itu akan menjadi tolak ukur sentra produksi kedelai di Kecamatan Tugumulyo yang lahannya sudah tersedia seluas 200 hektare dan tersebar di sebelas desa wilayah itu.
Pengembangan kedelai Varitas Raja Basa itu sebagai sudah ditanam mulai September-Desember 2013, produksi kedelai itu nantinya bisa memenuhi kebutuhan industri tahu tempe di Kabupaten Musirawas, ujarnya.
Kepala Bidang Produksi Dinas Pertanian Tanaman Pangan Musirawas Tohirin menjelaskan, produksi kedelai unggul varitas Raja basa itu rata-rata 2,2 ton per hektare, naik dari sebelumnya rata-rata 1,7 ton per hektare.
Sementara harga jual pada tingkat petani saat ini mencapai Rp20 ribu per kilogram, dengan adanya produksi kedelai lokal itu para pengrajin tahu tempe tidak ketergantungan dengan kedelai impor lagi.
"Musim tanaman kedelai itu akan lebih luas setelah petani usai panen nanti karena areal sawah yang ada saat ini sebelumnya kekuarangan air, namun saat musim hujan kebutuhan air untuk tanaman padi tercukupi, ujarnya.
Pewarta: Oleh:Zulkifli Lubis
Editor: M. Suparni
COPYRIGHT © ANTARA 2026
