Logo Header Antaranews Sumsel

Disnakertrans Musirawas jamin warga peroleh lahan usaha

Rabu, 13 November 2013 06:24 WIB
Image Print
Pemerintah Kabupaten Musi Rawas Provinsi Sumatera Selatan (Antarasumsel.com/Logo/Aw)

Musirawas (ANTARA Sumsel) - Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Musirawas, Sumatera Selatan menjamin warga trans daerah itu memperoleh lahan usaha satu.

"Meskipun ada klaim sekelompok masyarakat untuk menguasai lahan usaha satu, ratusan warga trans di Desa Sungai Naik, Kecamatan BTS Ulu akan diselesaikan secara musyawarah," kata Kepala Disnakertrans Musirawas Supriyadi, Rabu.

Ia mengakui, saat lahan itu dibuka dan warga trans baru ditempatkan, ada sekelompok warga mengklaim lahan usaha satu seluas 200 hektare milik mereka.

Namun, setelah diselesaikan dari tingkat desa, lahan tersebut tidak bermasalah lagi, namun warga trans masih takut untuk membukanya.

Bahkan mereka mengusulkan akan membuka lahan usaha dua jauh dari lokasi pemukiman mereka, hal itu tidak akan disetujui sebelum lahan satu seluruhnya dibuka.

Pada 2014 Disnakertrans Musirawas akan mendatangkan 200 kepala keluarga(KK) trans baru dari Pulau Jawa dan 100 KK warga lokal.

Rencana tersebut terancam tertunda karena warga trans yang ada saat ini belum membuka lahan usaha satu, padahal warga trans baru itu sudah disiapkan lahan sekitar 664 hektare.

Sekretaris Disnakertrans Musirawas Hendra Jaya mengemukakan, lahan usaha satu waga trans di Desa Sungai Naik itu tidak ada masalah lagi dan bisa digarap.

Namun, ratusan warga trans setempat belum bersedia membuka lahan itu karena takut diancam sekelompok warga yang mengaku milik lahan tersebut, meskipun kepala desa sudah menjamin bahwa lahan itu bisa dibuka.

"Setelah ditelusuri, warga yang mengaku memiliki lahan itu bukan penduduk setempat, tapi warga pendatang dari luar Musirawas," katanya.



Pewarta:
Editor: M. Suparni
COPYRIGHT © ANTARA 2026