Palembang (ANTARA) - Pertamina Patra Niaga Refinery Unit (RU) III Plaju, Palembang, Sumatera Selatan, menggelar kegiatan peningkatan personal branding bertema "Let’s Energize Your Potential", dalam rangka memperingati Hari Kartini, yang bertujuan memberikan ruang aktualisasi bagi pekerja perempuan untuk meningkatkan kapasitas diri.
Area Manager Communication, Relations & CSR Kilang Plaju Siti Fauziah di Palembang, mengatakan kegiatan ini juga bertujuan memperkuat kepercayaan diri dan nilai diri perempuan dalam mendukung ketahanan energi nasional.
Kegiatan yang diikuti para pekerja perempuan, mitra kerja, perwakilan Pertiwi Pertamina, serta Persatuan Wanita Patra (PWP) ini membekali perempuan di lingkungan kilang agar berani menyuarakan potensi dan membawa energi positif bagi bangsa.
Kilang Plaju menghadirkan sesi pembekalan interaktif mengenai personal branding, public speaking, hingga color analysis.
Hadir sebagai narasumber yakni Konsultan Citra dan Warna Juli White serta Pelatih Komunikasi Publik Wima Yase Rustam. Materi yang disampaikan tidak hanya menyasar aspek penampilan, tetapi juga strategi komunikasi efektif dan pembangunan citra diri yang kuat di ruang profesional.
Ia menambahkan kegiatan ini merupakan bentuk apresiasi sekaligus penguatan bagi perempuan di lingkungan operasional.
"Di Kilang Plaju, banyak Kartini masa kini yang luar biasa. Mereka mengisi berbagai posisi strategis dan memberikan kontribusi nyata. Momentum ini menjadi ruang untuk menggali kembali potensi diri tanpa melupakan jati diri," kata Fauziah.
Fauziah menambahkan, perwira perempuan di Kilang Plaju tersebar di berbagai lini, mulai dari operasional lapangan hingga level manajemen. Menurutnya, pemberdayaan bukan sekadar pemberian kesempatan, melainkan kesiapan individu untuk melangkah dan mengambil peran tersebut.
"Kami ingin perempuan di Kilang Plaju tidak ragu mengambil ruang, berani berbicara, dan menunjukkan kapasitas secara profesional tanpa melupakan kodratnya," tambahnya.
Melalui semangat Kartini, Kilang Plaju berharap para pekerja perempuan dapat terus berdaya dan percaya diri.
Terkait ini, perusahaan berkomitmen menciptakan lingkungan kerja inklusif agar setiap individu mampu memberikan dampak positif bagi lingkungan kerja maupun masyarakat luas.(***)