Palembang (ANTARA) - Pemerintah Kota Palembang, Sumatera Selatan mencatat telah membedah 23 rumah warga sejak awal Januari 2025.

"Kita bersyukur hingga hari ini sudah 23 rumah warga yang diperbaiki atau dibedah di Kota Palembang," kata Wali Kota Palembang Ratu Dewa di Palembang, Selasa.

Ia menambahkan pihaknya dalam tahun 2025 ini menargetkan sebanyak 48 rumah warga yang harus dibedah.

Menurut dia, proses pengajuan bantuan dimulai dari RT dan RW setempat.

“Warga yang kondisi rumahnya tidak layak diminta melapor agar bisa segera ditindaklanjuti pemerintah,” katanya.

Sementara Ketua Baznas Kota Palembang, Kgs Muhammad Ridwan Nawawi menambahkan bahwa rumah Yunus merupakan rumah ke-23 yang rampung tahun ini dari target 48 unit.

Ia mengakui, rumah lama keluarga Yunus sebelumnya sudah nyaris roboh dan sangat tidak layak huni.


“Baznas memang tidak bisa sekaligus membangun banyak, rata-rata tiga rumah. Tapi tahun ini ada bantuan tambahan dari Baznas pusat sebanyak 12 unit. Jadi kita optimis target 48 rumah bisa selesai tepat waktu,” jelasnya.

Dengan anggaran Rp50 juta per unit untuk tipe 5x5 meter, program ini terbagi menjadi dua kategori: rehab rumah dan bedah rumah total.

Rumah Yunus sendiri masuk kategori bedah rumah total karena kondisinya rusak berat.

Yunus, yang sehari-hari bekerja serabutan sebagai buruh bangunan, tak bisa menyembunyikan rasa harunya. Begitu juga sang istri, Suhana, yang membantu ekonomi keluarga dengan mencuci dan membersihkan rumah tetangga.

“Alhamdulillah bantuan ini sangat berarti bagi kami. Rumah lama sudah hampir roboh, sekarang kami bisa punya rumah layak huni. Terima kasih kepada Pak Wali Kota, Baznas, dan semua yang membantu. Rumah ini jadi tempat kami berteduh dengan tenang,” ungkapnya.

Program bedah rumah ini menjadi bukti nyata kepedulian pemerintah dan berbagai pihak untuk menghadirkan hunian yang layak bagi masyarakat berpenghasilan rendah di Kota Palembang.


Pewarta : M. Imam Pramana
Uploader : Aang Sabarudin
Copyright © ANTARA 2026