PLN Indonesia Power tegaskan komitmen transisi energi di COP28 Dubai
Kamis, 7 Desember 2023 10:10 WIB
Direktur Utama PT PLN Indonesia Power Edwin Nugraha Putra berbicara dalam sesi diskusi panel COP28 di Indonesia Pavilion, Dubai, UEA, Selasa (5/12/2023). ANTARA/HO-PT PLN IP
Jakarta (ANTARA) - PT PLN Indonesia Power menegaskan komitmennya dalam proses transisi energi dan mengakselerasi dekarbonisasi kepada dunia saat gelaran United Nations Framework Convention on Climate Change (UNFCCC) COP28 di Dubai, Uni Emirat Arab, pada 30 November-12 Desember 2023.
Dalam konferensi global itu, PLN Indonesia Power (PLN IP) memaparkan pengembangan carbon capture and storage (CCS) di pembangkit PLN sebagai langkah agresif PLN Group mendukung Pemerintah Indonesia mengakselerasi dekarbonisasi dan mencapai target nol emisi karbon (net zero emissions/NZE) pada 2060.
Direktur Utama PLN Indonesia Power Edwin Nugraha Putra dalam keterangannya di Jakarta, Kamis, menyampaikan PLN telah melakukan kajian untuk memprioritaskan retrofit CCS di pembangkit listrik fosil.
Perusahaan juga telah memetakan 19 pembangkit fosil berkapasitas besar serta potensi kapasitas penyimpanannya.
"Kami bersama PLN berkomitmen penuh untuk mengakselerasi dekarbonisasi di Indonesia. Salah satu programnya adalah pengembangan CCS untuk 19 PLTU batu bara PLN, yang 9 PLTU di antaranya milik PLN IP. Program ini untuk mendukung transisi energi menuju net zero emission 2060," ujar Edwin dalam sesi diskusi panel COP28 di Indonesia Pavilion, Dubai, UEA, Selasa (5/12).
Ke depan, lanjutnya, PLN akan menjalin kerja sama dengan mitra profesional untuk melakukan kajian teknis lebih lanjut dan melaksanakan uji coba di pembangkit listrik.
Selain itu, juga mengusulkan regulasi yang memungkinkan proyek CCS dapat meningkatkan ketersediaan penyimpanan karbon di seluruh negara dan dukungan pendanaan.
PLN IP juga menjajaki opsi pembiayaan untuk proyek CCS agar layak secara ekonomi bagi industri ketenagalistrikan di Indonesia dengan kombinasi kepemilikan dan pajak karbon.
Dalam konferensi global itu, PLN Indonesia Power (PLN IP) memaparkan pengembangan carbon capture and storage (CCS) di pembangkit PLN sebagai langkah agresif PLN Group mendukung Pemerintah Indonesia mengakselerasi dekarbonisasi dan mencapai target nol emisi karbon (net zero emissions/NZE) pada 2060.
Direktur Utama PLN Indonesia Power Edwin Nugraha Putra dalam keterangannya di Jakarta, Kamis, menyampaikan PLN telah melakukan kajian untuk memprioritaskan retrofit CCS di pembangkit listrik fosil.
Perusahaan juga telah memetakan 19 pembangkit fosil berkapasitas besar serta potensi kapasitas penyimpanannya.
"Kami bersama PLN berkomitmen penuh untuk mengakselerasi dekarbonisasi di Indonesia. Salah satu programnya adalah pengembangan CCS untuk 19 PLTU batu bara PLN, yang 9 PLTU di antaranya milik PLN IP. Program ini untuk mendukung transisi energi menuju net zero emission 2060," ujar Edwin dalam sesi diskusi panel COP28 di Indonesia Pavilion, Dubai, UEA, Selasa (5/12).
Ke depan, lanjutnya, PLN akan menjalin kerja sama dengan mitra profesional untuk melakukan kajian teknis lebih lanjut dan melaksanakan uji coba di pembangkit listrik.
Selain itu, juga mengusulkan regulasi yang memungkinkan proyek CCS dapat meningkatkan ketersediaan penyimpanan karbon di seluruh negara dan dukungan pendanaan.
PLN IP juga menjajaki opsi pembiayaan untuk proyek CCS agar layak secara ekonomi bagi industri ketenagalistrikan di Indonesia dengan kombinasi kepemilikan dan pajak karbon.
Pewarta : Kelik Dewanto
Editor : Aang Sabarudin
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Pantau langsung Mobile IP Clinic, Kakanwil Kemenkum Sumsel pastikan layanan mudah dan cepat
28 April 2025 10:11 WIB
Ditjen KI kolaborasi dengan PT Pusri gelar sharing knowledge implementasi IP Market Place
03 July 2024 19:35 WIB, 2024
Terpopuler - Info Bisnis
Lihat Juga
PT Bumi Andalas Permai dukung budidaya kepiting bakau di Desa Sungai Batang OKI
12 February 2026 14:15 WIB
KAI Palembang catat 29.253 tiket Lebaran 2026 terjual, 50 persen dari kapasitas
10 February 2026 19:44 WIB