Brigade Al-Qassam mengaku hancurkan 136 kendaraan militer Israel
Kamis, 9 November 2023 14:25 WIB
Foto yang dirilis oleh Pasukan Pertahanan Israel pada 7 November 2023 ini menunjukkan pasukan Israel melanjutkan operasi darat di Jalur Gaza. (Xinhua)
Gaza, Palestina (ANTARA) - Sayap bersenjata kelompok Palestina Hamas, Brigade Al-Qassam pada Rabu (8/11) mengumumkan bahwa pihaknya telah mendokumentasikan penghancuran 136 kendaraan militer Israel sejak operasi darat dimulai di Gaza.
Juru bicara Al-Qassam Abu Ubaida, dalam pernyataan yang disiarkan Al-Aqsa TV, saluran yang berafiliasi dengan Hamas, mengatakan "Kami telah mendokumentasikan penghancuran 136 kendaraan militer Israel, baik keseluruhan maupun sebagian, sejak dimulainya operasi darat Israel."
"Para musuh (Israel) mengganggu pembebasan empat tahanan asing kami dengan meningkatkan serangan udara dan melakukan pembantaian, seperti mereka menghambat pembebasan 12 di antaranya beberapa hari yang lalu,” lanjut Ubaida.
Mengenai kemungkinan pertukaran tahanan, Ubaida mengatakan "Pendekatan kami satu-satunya adalah kesepakatan komprehensif untuk menukarkan tahanan, baik seluruhnya atau sebagian, atau kelompok demi kelompok".
"Kami memiliki tahanan perempuan, orang lanjut usia. dan mereka dengan kesehatan buruk di penjara wilayah yang diduduki, seperti mereka juga memiliki tahanan dengan kategori serupa," tambahnya.
Selama operasi Badai Al-Aqsa pada 7 Oktober lalu, Hamas menangkap sekitar 242 warga Israel untuk potensi pertukaran dengan sekitar 6.000 tahanan Palestina yang ditahan di penjara Israel, menurut statistik resmi.
Sebagai protes, keluarga tahanan Israel menuntut pembebasan segera keluarga mereka, setelah menyuarakan kemarahan ke pemerintahan Perdana Menteri Benjamin Netanyahu.
Ubaida menambahkan "Dibanding pembantaian dan pemboman biadab, kami bermanuver dan terlibat dengan musuh Israel dari jarak dekat.”
Sumber: Anadolu
Juru bicara Al-Qassam Abu Ubaida, dalam pernyataan yang disiarkan Al-Aqsa TV, saluran yang berafiliasi dengan Hamas, mengatakan "Kami telah mendokumentasikan penghancuran 136 kendaraan militer Israel, baik keseluruhan maupun sebagian, sejak dimulainya operasi darat Israel."
"Para musuh (Israel) mengganggu pembebasan empat tahanan asing kami dengan meningkatkan serangan udara dan melakukan pembantaian, seperti mereka menghambat pembebasan 12 di antaranya beberapa hari yang lalu,” lanjut Ubaida.
Mengenai kemungkinan pertukaran tahanan, Ubaida mengatakan "Pendekatan kami satu-satunya adalah kesepakatan komprehensif untuk menukarkan tahanan, baik seluruhnya atau sebagian, atau kelompok demi kelompok".
"Kami memiliki tahanan perempuan, orang lanjut usia. dan mereka dengan kesehatan buruk di penjara wilayah yang diduduki, seperti mereka juga memiliki tahanan dengan kategori serupa," tambahnya.
Selama operasi Badai Al-Aqsa pada 7 Oktober lalu, Hamas menangkap sekitar 242 warga Israel untuk potensi pertukaran dengan sekitar 6.000 tahanan Palestina yang ditahan di penjara Israel, menurut statistik resmi.
Sebagai protes, keluarga tahanan Israel menuntut pembebasan segera keluarga mereka, setelah menyuarakan kemarahan ke pemerintahan Perdana Menteri Benjamin Netanyahu.
Ubaida menambahkan "Dibanding pembantaian dan pemboman biadab, kami bermanuver dan terlibat dengan musuh Israel dari jarak dekat.”
Sumber: Anadolu
Pewarta : Yoanita Hastryka Djohan
Editor : Aang Sabarudin
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Brigade Dempo imbau pendaki tingkatkan kewaspadaan setelah evakuasi 4 korban
30 March 2026 11:54 WIB
Militer Hamas serang kendaraan militer Israel di kamp pengungsi Gaza
28 October 2024 15:34 WIB, 2024
Terpopuler - Nasional
Lihat Juga
Hadir di Istana, Rocky Gerung berbincang hangat dengan Prabowo dan Teddy Indra Wijaya
27 April 2026 19:47 WIB
Menag Nasaruddin Umar tekankan peran umat beragama sebagai penjaga moralitas
27 April 2026 10:41 WIB