PMI asal NTB ditemukan meninggal di reruntuhan gedung Turki
Sabtu, 18 Februari 2023 22:27 WIB
Tim pencarian dan penyelamatan bekerja sepanjang waktu untuk menggali korban gempa di Antakya, Hatay, menyusul dua gempa besar yang menyebabkan ribuan bangunan runtuh bersamaan dengan kerusakan parah di Turki dan Suriah, Sabtu (11/2/2023). ANTARA/Diego Cupolo/NurPhoto via REUTERS/pri. (Diego Cupolo via Reuters Connect/Diego Cupolo)
Mataram (ANTARA) - Seorang warga Desa Perampuan, Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat, Irma Lestari, pekerja migran Indonesia (PMI) dilaporkan menjadi korban gempa bumi dan ditemukan meninggal dunia di reruntuhan Apartemen Galeria di Kota Dyarbakir, Turki, saat terjadi gempa bumi pada Jumat (17/2) 2023.
"Korban adalah pekerja migran Indonesia (PMI) dari NTB, berasal dari Desa Perampuan, Kecamatan Labuapi, Lombok Barat. Kami sudah hubungi keluarganya, dan menyatakan benar keluarganya bekerja di Turki," kata Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi NTB I Gede Putu Aryadi, di Mataram, Sabtu.
Ia mengatakan pihaknya sudah menerima informasi bahwa keluarga korban sudah mendapat kabar duka tersebut dari Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Turki.
"Sekaligus kami menyampaikan bela sungkawa atas musibah yang menimpa ini. Jenazah akan tiba di Indonesia pada 23 Februari 2023," kata I Gede Putu Aryadi.
Sementara itu, Duta Besar RI untuk Turki, Lalu Muhammad Iqbal, dalam keterangan resmi yang diterima di Mataram, mengatakan jenazah Irma Lestari ditemukan bersamaan dengan jenazah Ni Wayan Supini asal Bali. Keduanya adalah korban yang ditemukan di reruntuhan Apartemen Galeria di Kota Dyarbakir.
Pihaknya juga telah menyampaikan langsung kabar duka kepada keluarga korban di Indonesia.
"Kita semua sangat berduka cita. Insya Allah dengan telah terkonfirmasinya jenazah kedua saudara kita, KBRI Ankara dan Kementerian Luar Negeri akan segera mengupayakan pemulangan jenazah ke kampung halaman masing-masing," katanya.
Saat ini, kata dia, tim sedang melakukan pemulasaraan dan membawa jenazah dari Diyarbakir ke Adana untuk proses pemulangan ke Tanah Air. Jenazah akan diberangkatkan dari Adana ke Jakarta pada 22 Februari 2023.
Almarhumah Irma Lestari dan Ni Wayan Supini merupakan PMI yang bekerja sebagai spa therapis profesional di Dyarbakir. Apartemen tempat mereka tinggal hancur total akibat gempa. Total terdapat 89 korban meninggal di apartemen tersebut.
Dubes menyebutkan terdapat sekitar 500 warga negara Indonesia (WNI) yang berada di sekitar lokasi gempa bumi. Sebanyak 128 orang sudah berhasil dievakuasi oleh Tim KBRI Ankara. Sisanya dalam keadaan selamat, namun sudah mendapatkan tempat penampungan yang aman di sekitar wilayah gempa.
Sebanyak 10 WNI mengalami luka berat dan sudah ditangani oleh KBRI Ankara.
"Jumlah WNI yang meninggal dunia yang semula 2 orang menjadi 4 orang dengan ditemukan dua jenazah WNI ini," demikian Lalu Muhammad Iqbal,
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: PMI warga Lombok ditemukan meninggal di reruntuhan gedung Turki
"Korban adalah pekerja migran Indonesia (PMI) dari NTB, berasal dari Desa Perampuan, Kecamatan Labuapi, Lombok Barat. Kami sudah hubungi keluarganya, dan menyatakan benar keluarganya bekerja di Turki," kata Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi NTB I Gede Putu Aryadi, di Mataram, Sabtu.
Ia mengatakan pihaknya sudah menerima informasi bahwa keluarga korban sudah mendapat kabar duka tersebut dari Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Turki.
"Sekaligus kami menyampaikan bela sungkawa atas musibah yang menimpa ini. Jenazah akan tiba di Indonesia pada 23 Februari 2023," kata I Gede Putu Aryadi.
Sementara itu, Duta Besar RI untuk Turki, Lalu Muhammad Iqbal, dalam keterangan resmi yang diterima di Mataram, mengatakan jenazah Irma Lestari ditemukan bersamaan dengan jenazah Ni Wayan Supini asal Bali. Keduanya adalah korban yang ditemukan di reruntuhan Apartemen Galeria di Kota Dyarbakir.
Pihaknya juga telah menyampaikan langsung kabar duka kepada keluarga korban di Indonesia.
"Kita semua sangat berduka cita. Insya Allah dengan telah terkonfirmasinya jenazah kedua saudara kita, KBRI Ankara dan Kementerian Luar Negeri akan segera mengupayakan pemulangan jenazah ke kampung halaman masing-masing," katanya.
Saat ini, kata dia, tim sedang melakukan pemulasaraan dan membawa jenazah dari Diyarbakir ke Adana untuk proses pemulangan ke Tanah Air. Jenazah akan diberangkatkan dari Adana ke Jakarta pada 22 Februari 2023.
Almarhumah Irma Lestari dan Ni Wayan Supini merupakan PMI yang bekerja sebagai spa therapis profesional di Dyarbakir. Apartemen tempat mereka tinggal hancur total akibat gempa. Total terdapat 89 korban meninggal di apartemen tersebut.
Dubes menyebutkan terdapat sekitar 500 warga negara Indonesia (WNI) yang berada di sekitar lokasi gempa bumi. Sebanyak 128 orang sudah berhasil dievakuasi oleh Tim KBRI Ankara. Sisanya dalam keadaan selamat, namun sudah mendapatkan tempat penampungan yang aman di sekitar wilayah gempa.
Sebanyak 10 WNI mengalami luka berat dan sudah ditangani oleh KBRI Ankara.
"Jumlah WNI yang meninggal dunia yang semula 2 orang menjadi 4 orang dengan ditemukan dua jenazah WNI ini," demikian Lalu Muhammad Iqbal,
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: PMI warga Lombok ditemukan meninggal di reruntuhan gedung Turki
Pewarta : Awaludin
Editor : Syarif Abdullah
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
PT Bumi Andalas Permai dukung budidaya kepiting bakau di Desa Sungai Batang OKI
12 February 2026 14:15 WIB
PT Bumi Andalas Permai salurkan bantuan mesin pemotong rumput ke desa binaan Kabupaten OKI
19 December 2025 9:23 WIB
PT Bumi Andalas Permai dukung pengembangan budidaya madu kelulut di Air Sugihan
28 November 2025 16:23 WIB
PT Bumi Andalas Permai serahkan perlengkapan sekolah siswa SD di desa binaan Kabupaten OKI
22 November 2025 10:37 WIB
Terpopuler - Lintas Daerah
Lihat Juga
Sebanyak 17 penumpang longboat selamat, kapal mati mesin di Perairan Maluku Tenggara
27 January 2026 7:34 WIB