Jonatan kecewa keputusan wasit
Kamis, 7 Juli 2022 1:03 WIB
Jonatan Christie terhenti di babak pertama Malaysia Masters 2022 setelah dikalahkan Wang Tzu Wei di Kuala Lumpur, Rabu. (dokumentasi PP PBSI)
Jakarta (ANTARA) - Pebulu tangkis tunggal putra Jonatan Christie menilai wasit yang menangani pertandingannya melawan Wang Tzu Wei di babak pertama Malaysia Masters, Rabu, bersikap kurang adil dengan memberikan keputusan yang merugikan posisinya.
"Secara permainan saya merasa semua sudah oke. Tetapi memang ada beberapa keputusan perangkat pertandingan yang saya rasa merugikan. Wasit agak kurang tegas," ujar Jonatan lewat keterangan resmi PP PBSI di Jakarta.
Unggulan ketujuh menceritakan, misalnya lawan beberapa kali mengulur waktu secara tidak wajar, tapi tidak pernah diperingatkan. Tidak hanya itu, beberapa keputusan hakim garis juga dinilai kurang tepat yang diperparah tanpa adanya koreksi dari wasit.
"Ini yang membuat saya agak kesal dan kecewa. Sebenarnya saya coba untuk tetap main fokus, tapi ya hasilnya tidak sesuai dengan keinginan. Belum rezeki," papar Jonatan.
Baca juga: Pasangan Apri/Fadia tampil tak tertandingi di babak pertama Malaysia Masters 2022
Jonatan tersingkir di babak pertama setelah melalui pertarungan sengit tiga gim melawan Wang berakhir dengan kejar-kejaran poin di penghujung gim penentu.
Pebulu tangkis Taiwan itu mengalahkan Jonatan dengan skor 21-16, 18-21, 25-27 setelah berjuang selama 93 menit di Axiata Arena, Kuala Lumpur.
Jonatan sebenarnya bisa menguasai pertandingan kali ini, tetapi beberapa keputusan perangkat pertandingan membuat fokusnya buyar, terutama di poin-poin akhir gim penentuan.
Keputusan paling kontroversial adalah keunggulan dipegang Jonatan dengan 20-18, kemudian ia mengarahkan shuttlecock ke sisi kiri yang tidak bisa dijangkau Wang Tzu Wei.
Namun anehnya, shuttlecock itu awalnya dinyatakan masuk oleh hakim garis, tapi kemudian dikoreksi wasit menjadi keluar.
"Tapi kembali lagi, apapun itu harus tetap bersyukur. Walau hasilnya tidak menggembirakan karena saya kalah di babak pertama, tapi positifnya mungkin saya bisa rehat sejenak sambil menyiapkan fokus dan tenaga untuk kembali bertarung di Singapore Open minggu depan," pungkasnya.
Baca juga: Ganda campuran Zacha/Bela incar kemenangan di undian utama Malaysia Masters
Editor: Junaydi Suswanto
COPYRIGHT © ANTARA 2022
"Secara permainan saya merasa semua sudah oke. Tetapi memang ada beberapa keputusan perangkat pertandingan yang saya rasa merugikan. Wasit agak kurang tegas," ujar Jonatan lewat keterangan resmi PP PBSI di Jakarta.
Unggulan ketujuh menceritakan, misalnya lawan beberapa kali mengulur waktu secara tidak wajar, tapi tidak pernah diperingatkan. Tidak hanya itu, beberapa keputusan hakim garis juga dinilai kurang tepat yang diperparah tanpa adanya koreksi dari wasit.
"Ini yang membuat saya agak kesal dan kecewa. Sebenarnya saya coba untuk tetap main fokus, tapi ya hasilnya tidak sesuai dengan keinginan. Belum rezeki," papar Jonatan.
Baca juga: Pasangan Apri/Fadia tampil tak tertandingi di babak pertama Malaysia Masters 2022
Jonatan tersingkir di babak pertama setelah melalui pertarungan sengit tiga gim melawan Wang berakhir dengan kejar-kejaran poin di penghujung gim penentu.
Pebulu tangkis Taiwan itu mengalahkan Jonatan dengan skor 21-16, 18-21, 25-27 setelah berjuang selama 93 menit di Axiata Arena, Kuala Lumpur.
Jonatan sebenarnya bisa menguasai pertandingan kali ini, tetapi beberapa keputusan perangkat pertandingan membuat fokusnya buyar, terutama di poin-poin akhir gim penentuan.
Keputusan paling kontroversial adalah keunggulan dipegang Jonatan dengan 20-18, kemudian ia mengarahkan shuttlecock ke sisi kiri yang tidak bisa dijangkau Wang Tzu Wei.
Namun anehnya, shuttlecock itu awalnya dinyatakan masuk oleh hakim garis, tapi kemudian dikoreksi wasit menjadi keluar.
"Tapi kembali lagi, apapun itu harus tetap bersyukur. Walau hasilnya tidak menggembirakan karena saya kalah di babak pertama, tapi positifnya mungkin saya bisa rehat sejenak sambil menyiapkan fokus dan tenaga untuk kembali bertarung di Singapore Open minggu depan," pungkasnya.
Baca juga: Ganda campuran Zacha/Bela incar kemenangan di undian utama Malaysia Masters
Editor: Junaydi Suswanto
COPYRIGHT © ANTARA 2022
Pewarta : Roy Rosa Bachtiar
Editor : Indra Gultom
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Jonatan Christie akhiri penantian panjang, kembali tampil di final Korea Open 2025
27 September 2025 14:43 WIB
Jonatan Christie nikmati kondisi lapangan bersahabat Korea Open 2025
24 September 2025 12:14 WIB, 2025
Terpopuler - Olahraga
Lihat Juga
Intip suvenir resmi Asian Games Aichi-Nagoya 2026: Boneka maskot hingga kaos
23 September 2026 10:26 WIB
Hendro Yap dan Violine Intan pecahkan Rekornas jalan cepat di Asian Games 2026
23 September 2026 10:20 WIB