Pasaman Barat hadapi 15 gempa susulan
Jumat, 25 Februari 2022 14:25 WIB
Ilustrasi--Seismograf, alat pencatat getaran akibat gempa bumi (ANTARA/Shutterstock/pri)
Jakarta (ANTARA) - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mencatat hingga Jumat pukul 10.06 WIB sudah terjadi 15 kali gempa susulan setelah gempa dengan magnitudo 6,1 di timur laut wilayah Pasaman Barat, Sumatera Barat, pada pukul 08.39 WIB.
Kepala Pusat Gempa Bumi dan Tsunami BMKG Bambang Setiyo Prayitno dalam keterangan tertulisnya mengatakan bahwa magnitudo gempa susulan paling besar 4,2.
Baca juga: Puluhan korban gempa Pasaman Barat dirujuk ke RS Yarsi
Dia juga mengatakan bahwa gempa dengan magnitudo 6,1 di timur laut Pasaman Barat diawali dengan satu gempa pendahuluan dengan magnitudo 5,2.
Gempa yang pusatnya berada di darat pada kedalaman 10 km di area sekira 12 km timur laut wilayah Pasaman Barat itu menurut BMKG getarannya dirasakan di wilayah Pasaman Barat, Pasaman, Agam, Bukitttinggi, Padang Panjang, Padang, Payakumbuh, Aek Godang, Gunung Sitoli, Pesisir Selatan, Rantau Parapat, Nias Selatan, dan Bangkinang.
Baca juga: Gempa di Pasaman Barat dirasakan di Semenanjung Malaysia
"Hingga saat ini sudah ada laporan dampak kerusakan di daerah Pasaman Barat yang ditimbulkan akibat gempa tersebut. Hasil pemodelan menunjukkan bahwa gempa tidak berpotensi menimbulkan tsunami," kata Bambang.
Dia mengimbau warga yang berada di dekat daerah pusat gempa menghindari dari bangunan yang retak atau rusak serta memeriksa bangunan tempat tinggal untuk memastikan tidak kerusakan yang bisa membahayakan kestabilan bangunan sebelum masuk ke dalam rumah.
Baca juga: Gempa Pasaman Barat terasa sampai Batam
Kepala Pusat Gempa Bumi dan Tsunami BMKG Bambang Setiyo Prayitno dalam keterangan tertulisnya mengatakan bahwa magnitudo gempa susulan paling besar 4,2.
Baca juga: Puluhan korban gempa Pasaman Barat dirujuk ke RS Yarsi
Dia juga mengatakan bahwa gempa dengan magnitudo 6,1 di timur laut Pasaman Barat diawali dengan satu gempa pendahuluan dengan magnitudo 5,2.
Gempa yang pusatnya berada di darat pada kedalaman 10 km di area sekira 12 km timur laut wilayah Pasaman Barat itu menurut BMKG getarannya dirasakan di wilayah Pasaman Barat, Pasaman, Agam, Bukitttinggi, Padang Panjang, Padang, Payakumbuh, Aek Godang, Gunung Sitoli, Pesisir Selatan, Rantau Parapat, Nias Selatan, dan Bangkinang.
Baca juga: Gempa di Pasaman Barat dirasakan di Semenanjung Malaysia
"Hingga saat ini sudah ada laporan dampak kerusakan di daerah Pasaman Barat yang ditimbulkan akibat gempa tersebut. Hasil pemodelan menunjukkan bahwa gempa tidak berpotensi menimbulkan tsunami," kata Bambang.
Dia mengimbau warga yang berada di dekat daerah pusat gempa menghindari dari bangunan yang retak atau rusak serta memeriksa bangunan tempat tinggal untuk memastikan tidak kerusakan yang bisa membahayakan kestabilan bangunan sebelum masuk ke dalam rumah.
Baca juga: Gempa Pasaman Barat terasa sampai Batam
Pewarta : Devi Nindy Sari Ramadhan
Editor : Aang Sabarudin
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
XL Axiata pastikan jaringan telekomunikasi normal usai gempa Pasaman Barat
02 March 2022 11:08 WIB, 2022
Terpopuler - Lintas Daerah
Lihat Juga
Peringatan Dini BMKG: Potensi gelombang tinggi 4 meter dan hujan lebat lokal
23 September 2026 10:37 WIB
Akses Jalan Solok - Padang lumpuh akibat banjir bandang, polisi imbau lewat Padang Panjang
22 September 2026 8:15 WIB
Prakiraan cuaca Jakarta Rabu, 16 September 2026: Cerah hingga cerah berawan
16 September 2026 9:18 WIB
Tim SAR evakuasi tujuh pendaki Gunung Nokilalaki Sigi yang kehabisan logistik
13 September 2026 16:44 WIB