Aturan pertelevisian baru di China batasi honor pengisi acara
Minggu, 13 Februari 2022 21:26 WIB
Artis China Zheng Shuang (Instagram/@zhengshuang.official)
Beijing (ANTARA) - Regulator pertelevisian di China akan mengeluarkan peraturan baru mengenai mekanisme pembayaran honor pengisi acara.
Badan Radio dan Televisi Nasional China (NRTA) dalam edarannya memberitahukan pengaturan lebih lanjut mengenai industri pertunjukan televisi, honor para pengisi acara yang tidak boleh lebih dari 40 persen total biaya produksi, dan honor artis utama acara tidak boleh lebih dari 70 persen total honor para pemain.
Otoritas China juga akan memperketat mekanisme verifikasi dan registrasi kontrak, terutama yang berkaitan dengan pembayaran honor pengisi acara.
Standardisasi tersebut dapat mendukung perkembangan industri pertelevisian nasional, klaim NRTA dikutip media setempat, Minggu.
Selama ini otoritas setempat menemukan praktik-praktik ilegal yang dikenal dengan "kontrak yin-yang", artinya pihak studio membuat dua kontrak sekaligus, yang satu dilaporkan kepada otoritas terkait, sedangkan yang satu tidak demi menutupi honor sebenarnya yang diterima artis.
Beberapa artis China terlibat praktik tersebut, seperti aktris Zheng Shuang yang dikenai denda sebesar 299 juta yuan (Rp674 miliar) karena menggelapkan pajak.
NRTA juga akan mendukung industri televisi swasta untuk mendirikan 10 atau 15 rumah produksi yang bisa membuat drama televisi yang berkualitas selama lima tahun.
Badan Radio dan Televisi Nasional China (NRTA) dalam edarannya memberitahukan pengaturan lebih lanjut mengenai industri pertunjukan televisi, honor para pengisi acara yang tidak boleh lebih dari 40 persen total biaya produksi, dan honor artis utama acara tidak boleh lebih dari 70 persen total honor para pemain.
Otoritas China juga akan memperketat mekanisme verifikasi dan registrasi kontrak, terutama yang berkaitan dengan pembayaran honor pengisi acara.
Standardisasi tersebut dapat mendukung perkembangan industri pertelevisian nasional, klaim NRTA dikutip media setempat, Minggu.
Selama ini otoritas setempat menemukan praktik-praktik ilegal yang dikenal dengan "kontrak yin-yang", artinya pihak studio membuat dua kontrak sekaligus, yang satu dilaporkan kepada otoritas terkait, sedangkan yang satu tidak demi menutupi honor sebenarnya yang diterima artis.
Beberapa artis China terlibat praktik tersebut, seperti aktris Zheng Shuang yang dikenai denda sebesar 299 juta yuan (Rp674 miliar) karena menggelapkan pajak.
NRTA juga akan mendukung industri televisi swasta untuk mendirikan 10 atau 15 rumah produksi yang bisa membuat drama televisi yang berkualitas selama lima tahun.
Pewarta : M. Irfan Ilmie
Editor : Aang Sabarudin
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Terpopuler - Sinema & Musik
Lihat Juga
Rayakan 37 tahun berkarya, KLa Project buka Konser 'Lux Nova' dengan lagu Tinggal Sehari
08 February 2026 6:28 WIB
Film Penerbangan Terakhir ungkap soal gengsi bisa menjadi "penjara" yang sangat menyiksa
17 January 2026 16:24 WIB