Emas berjangka naik
Selasa, 26 Maret 2019 12:35 WIB
Koin emas (Pixabay)
Chicago (ANTARA) - Emas berjangka di divisi COMEX New York Mercantile Exchange naik pada akhir perdagangan Senin (Selasa pagi WIB), karena indeks dolar dan ekuitas AS turun di tengah kekhawatiran tentang pertumbuhan.
Sejak pekan lalu, data ekonomi suram dari negara-negara Eropa utama dan prospek berhati-hati Federal Reserve AS untuk ekonomi AS, telah menyebabkan kekhawatiran tentang perlambatan ekonomi global.
Indeks Dow Jones Industrial Average turun 0,07 persen menjadi 25.484,76 poin pada pukul 17.41 GMT pada Senin (25/3), indeks S&P 500 dan indeks Komposit Nasdaq juga mengikuti penurunan Dow.
Ketika ekuitas membukukan kerugian, logam mulia biasanya naik, karena investor mencari aset-aset safe haven untuk memarkir investasinya.
Sementara itu, indeks dolar AS, yang mengukur greenback terhadap enam mata uang utama lainnya, melemah 0,09 persen menjadi 96,55 pada pukul 17.29 GMT, tepat sebelum penyelesaian perdagangan emas.
Jika dolar AS jatuh maka emas biasanya akan naik, karena logam mulia yang dihargakan dalam dolar AS menjadi lebih murah bagi investor yang memegang mata uang lainnya.
Pada akhir sesi, emas untuk penyerahan April yang paling aktif, naik 10,30 dolar AS atau 0,78 persen, menjadi ditutup pada 1.322,60 dolar AS per ounce.
Sementara itu, logam mulia lainnya, perak untuk pengiriman Mei naik 16 sen AS atau 1,04 persen menjadi ditutup pada 15,567 dolar AS per ounce. Platinum untuk pengiriman April naik 9,30 dolar AS atau 1,1 persen, menjadi berakhir di 857,70 dolar AS per ounce.
Sejak pekan lalu, data ekonomi suram dari negara-negara Eropa utama dan prospek berhati-hati Federal Reserve AS untuk ekonomi AS, telah menyebabkan kekhawatiran tentang perlambatan ekonomi global.
Indeks Dow Jones Industrial Average turun 0,07 persen menjadi 25.484,76 poin pada pukul 17.41 GMT pada Senin (25/3), indeks S&P 500 dan indeks Komposit Nasdaq juga mengikuti penurunan Dow.
Ketika ekuitas membukukan kerugian, logam mulia biasanya naik, karena investor mencari aset-aset safe haven untuk memarkir investasinya.
Sementara itu, indeks dolar AS, yang mengukur greenback terhadap enam mata uang utama lainnya, melemah 0,09 persen menjadi 96,55 pada pukul 17.29 GMT, tepat sebelum penyelesaian perdagangan emas.
Jika dolar AS jatuh maka emas biasanya akan naik, karena logam mulia yang dihargakan dalam dolar AS menjadi lebih murah bagi investor yang memegang mata uang lainnya.
Pada akhir sesi, emas untuk penyerahan April yang paling aktif, naik 10,30 dolar AS atau 0,78 persen, menjadi ditutup pada 1.322,60 dolar AS per ounce.
Sementara itu, logam mulia lainnya, perak untuk pengiriman Mei naik 16 sen AS atau 1,04 persen menjadi ditutup pada 15,567 dolar AS per ounce. Platinum untuk pengiriman April naik 9,30 dolar AS atau 1,1 persen, menjadi berakhir di 857,70 dolar AS per ounce.
Pewarta : Apep Suhendar
Editor : Aang Sabarudin
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Harga emas Antam Rabu naik jadi Rp2,63 juta per gram, buyback Rp2,465 juta per gram
23 September 2026 9:56 WIB
Harga emas di Pegadaian Selasa: Galeri24 Rp2,58 juta, Antam Rp2,66 juta, UBS Rp2,62 juta per gram
08 September 2026 11:18 WIB
Terpopuler - Info Bisnis
Lihat Juga
Pertamina EP Adera Field berdayakan warga PALI buat kerajinan dari jerami padi
18 September 2026 18:27 WIB
Bank Sumsel Babel buka penawaran Sukuk Ritel SR025 berimbal hasil hingga 6,90 Persen
07 September 2026 12:36 WIB