Pendiri PAN minta Amien Rais mundur
Rabu, 26 Desember 2018 15:06 WIB
Amien Rais. (ANTARA FOTO/Regina Safri)
Jakarta (ANTARA News Sumsel) - Para pendiri Partai Amanat Nasional (PAN) mendesak Ketua Dewan Kehormatan PAN Amien Rais mengundurkan diri dari politik praktis dan menyerahkan PAN sepenuhnya ke tangan generasi penerus.
Hal itu dikatakan dalam surat terbuka yang mengatasnamakan lima pendiri PAN, yaitu Abdillah Toha, Albert Hasibuan, Goenawan Mohammad, Toeti Heraty, dan Zumrotin.
Kelimanya meminta Amien menempatkan diri sebagai penjaga moral dan keadaban bangsa serta memberikan arah jangka panjang bagi kesejahteraan dan kemajuan negeri.
Kelima pendiri PAN tersebut menilai ada lima alasan mengapa mereka meminta Amien mundur, pertama, dianggap semakin cenderung eksklusif serta tidak menumbuhkan kerukunan bangsa dalam berbagai pernyataan dan sikap politiknya.
Kedua, Amien dianggap bersimpati, mendukung, dan bergabung dengan politisi yang beraspirasi mengembalikan kekuatan Orde Baru ke kancah politik Indonesia, padahal Amien merupakan tokoh reformasi yang ikut berperan dalam mengakhiri kekuasaan Orba.
Ketiga, kelimanya menilai Amien telah menjadikan agama sebagai alat politik untuk mencapai tujuan meraih kekuasaan.
Keempat, Amien sebagai ilmuwan ilmu politik telah gagal mencerdaskan bangsa dengan ikut mengeruhkan suasana dalam negeri dalam menyebarkan berita yang jauh dari kebenaran tentang kebangkitan PKI di Indonesia.
Kelima, menurut mereka, Amien sebagai orang yang berada di luar struktur utama PAN terkesan berat menyerahkan kepemimpinan PAN kepada generasi berikutnya dengan terus menerus melakukan manuver politik yang destruktif bagi masa depan partai.
Kelimanya menegaskan pernyataan sikap itu sebagai bagian dari penggagas dan pendiri PAN yang merasa bertanggung jawab dan berkewajiban membuat pernyataan bersama.
Hal itu demi mengingatkan akan komitmen bersama pada saat awal pendirian PAN.
Hal itu dikatakan dalam surat terbuka yang mengatasnamakan lima pendiri PAN, yaitu Abdillah Toha, Albert Hasibuan, Goenawan Mohammad, Toeti Heraty, dan Zumrotin.
Kelimanya meminta Amien menempatkan diri sebagai penjaga moral dan keadaban bangsa serta memberikan arah jangka panjang bagi kesejahteraan dan kemajuan negeri.
Kelima pendiri PAN tersebut menilai ada lima alasan mengapa mereka meminta Amien mundur, pertama, dianggap semakin cenderung eksklusif serta tidak menumbuhkan kerukunan bangsa dalam berbagai pernyataan dan sikap politiknya.
Kedua, Amien dianggap bersimpati, mendukung, dan bergabung dengan politisi yang beraspirasi mengembalikan kekuatan Orde Baru ke kancah politik Indonesia, padahal Amien merupakan tokoh reformasi yang ikut berperan dalam mengakhiri kekuasaan Orba.
Ketiga, kelimanya menilai Amien telah menjadikan agama sebagai alat politik untuk mencapai tujuan meraih kekuasaan.
Keempat, Amien sebagai ilmuwan ilmu politik telah gagal mencerdaskan bangsa dengan ikut mengeruhkan suasana dalam negeri dalam menyebarkan berita yang jauh dari kebenaran tentang kebangkitan PKI di Indonesia.
Kelima, menurut mereka, Amien sebagai orang yang berada di luar struktur utama PAN terkesan berat menyerahkan kepemimpinan PAN kepada generasi berikutnya dengan terus menerus melakukan manuver politik yang destruktif bagi masa depan partai.
Kelimanya menegaskan pernyataan sikap itu sebagai bagian dari penggagas dan pendiri PAN yang merasa bertanggung jawab dan berkewajiban membuat pernyataan bersama.
Hal itu demi mengingatkan akan komitmen bersama pada saat awal pendirian PAN.
Pewarta : Imam Budilaksono
Editor : Aang Sabarudin
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Amien Rais resmi mendeklarasikan Partai Ummat, berikut susunan pengurus
29 April 2021 21:13 WIB, 2021
Kemarin, anak Amien Rais kecelakaan hingga penghina Moeldoko ditangkap
19 October 2020 11:03 WIB, 2020
Polisi kejar mobil yang kabur usai terlibat kecelakaan anak Amien Rais
18 October 2020 15:12 WIB, 2020
Dirut Garuda buka suara soal keributan melibatkan Putra Amien Rais dan pejabat KPK di pesawat
14 August 2020 11:36 WIB, 2020
Terpopuler - Polhukam
Lihat Juga
Polisi selidiki kecelakaan mobil tabrak fasilitas umum di Jalan Gatot Subroto
27 September 2026 17:04 WIB
Pertamina Hulu Rokan sinergi dengan Kejaksaan Agung kawal produksi sumur minyak
25 September 2026 20:10 WIB