Jenazah artis Pretty Asmara dimakamkan di Lumajang
Senin, 5 November 2018 18:49 WIB
Arsip Foto. Pretty Asmara saat meninggalkan ruang sidang usai menjalani sidang lanjutan perkara narkoba yang menjeratnya di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Senin (18/12/2017). (ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja)
Lumajang, Jawa Timur (ANTARA News Sumsel) - Jenazah artis Pretty Asmara dimakamkan di tempat pemakaman umum di kampung halamannya di Desa Dawuhan Lor, Kabupaten Lumajang, Senin.
Artis bernama lengkap Dian Pretty Asmara tersebut meninggal dunia pada usia 41 tahun di Rumah Sakit Pengayoman, Jakarta, Minggu (4/11), setelah mengeluh sakit lambung.
"Jenazahnya tiba di rumah duka dini hari, kemudian dishalatkan di musala yang tidak jauh dari tempat pemakaman umum dan dimakamkan di TPU Desa Dawuhan Lor, Kecamatan Sukodono, Kabupaten Lumajang," kata Kepala Desa Dawuhan Lor yang juga sepupu Pretty, Andy Rohman, di Lumajang.
Keluarga dan kerabat Pretty menyambut jenazahnya dengan isak tangis di rumah duka Jalan Dieng RT 25, RW 9, Desa Dawuhan Lor.
Pretty semasa hidup ingin pindah dari Jakarta ke Lumajang. Dia sudah mengirim berkas-berkas untuk membuat kartu keluarga (KK) di Lumajang.
"Mbak Prettty mengurusi KK karena ingin pindah ke sini dan meminta tolong saya. Setelah semua berkas dikirim dari Jakarta, termasuk surat pindah, kemudian saya urusi dan KK-nya sudah jadi sepekan lalu," kata Andy.
Kepada Andy, Pretty menyatakan ingin pindah ke Lumajang kalau sudah tidak aktif di dunia hiburan Jakarta.
Saat meninggal dunia, Pretty masih dalam masa menjalani vonis hakim dalam kasus pemakaian narkoba.
Artis bernama lengkap Dian Pretty Asmara tersebut meninggal dunia pada usia 41 tahun di Rumah Sakit Pengayoman, Jakarta, Minggu (4/11), setelah mengeluh sakit lambung.
"Jenazahnya tiba di rumah duka dini hari, kemudian dishalatkan di musala yang tidak jauh dari tempat pemakaman umum dan dimakamkan di TPU Desa Dawuhan Lor, Kecamatan Sukodono, Kabupaten Lumajang," kata Kepala Desa Dawuhan Lor yang juga sepupu Pretty, Andy Rohman, di Lumajang.
Keluarga dan kerabat Pretty menyambut jenazahnya dengan isak tangis di rumah duka Jalan Dieng RT 25, RW 9, Desa Dawuhan Lor.
Pretty semasa hidup ingin pindah dari Jakarta ke Lumajang. Dia sudah mengirim berkas-berkas untuk membuat kartu keluarga (KK) di Lumajang.
"Mbak Prettty mengurusi KK karena ingin pindah ke sini dan meminta tolong saya. Setelah semua berkas dikirim dari Jakarta, termasuk surat pindah, kemudian saya urusi dan KK-nya sudah jadi sepekan lalu," kata Andy.
Kepada Andy, Pretty menyatakan ingin pindah ke Lumajang kalau sudah tidak aktif di dunia hiburan Jakarta.
Saat meninggal dunia, Pretty masih dalam masa menjalani vonis hakim dalam kasus pemakaian narkoba.
Pewarta : Zumrotun Solichah
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Film "Tuhan, Benarkah Kau Mendengarku?" diluncurkan, angkat kisah keretakan rumah tangga
01 February 2026 9:42 WIB
Film Penerbangan Terakhir ungkap soal gengsi bisa menjadi "penjara" yang sangat menyiksa
17 January 2026 16:24 WIB
Kejutan di Pestapora 2025, shalat Jumat yang diimami Rhoma Irama jadi pembicaraan jagat maya
05 September 2025 20:42 WIB
Terpopuler - Lintas Daerah
Lihat Juga
Kualitas Udara Kota Jambi masuk kategori tidak sehat, nilai ISPU tembus 101
23 August 2026 15:34 WIB
Mensesneg bantah kabar Haji Isam ditunjuk jadi koordinator karhutla Kalimantan
23 August 2026 15:31 WIB
Manggala Agni padamkan ratusan hektare karhutla di Indragiri Hulu dan Pelalawan
23 August 2026 15:25 WIB
Mobil tangki BPBD Belitung kecelakaan saat menuju lokasi karhutla, tiga petugas luka
23 August 2026 15:19 WIB