Berry/Hardianto ke final Malaysia Masters
Minggu, 22 Januari 2017 0:27 WIB
Ganda putra Indonesia (ANTARA FOTO/Ismar Patrizki)
Jakarta (Antarasumsel.com) - Satu ganda putra memastikan satu tempat final di
turnamen Malaysia Masters 2017 di Sibu Indoor Stadium, Sarawak,
Malaysia, Sabtu.
Dipantau dari tournamentsoftware, Berry Angriawan/Hardianto memastikan tempat final setelah menang dua game langsung dari pasangan Jepang Hiroyuki Endo/Yuta Watanabe.
Dalam pertandingan yang berlangsung 47 menit tersebut Berry/Hardianto sempat tertinggal enam poin dari pasangan Jepang, 5-11 di game pertama.
Berry/Hardianto yang berjuang gigih, akhirnya bisa menyamakan kedudukan menjadi, 20-20 dan perpanjangan poin-pun harus dilakukan hingga akhirnya usaha maksimal Berry/Hardianto membuahkan hasil dan memenangkan game pertama 22-20.
Di game kedua, pertandingan ketat dan jual-beli serangan terjadi, bahkan Berry/Hardianto sempat tertinggal poin, 9-11 hingga akhirnya mampu disamakan lagi di tengah pertandingan 14-14.
Selepas itu, Berry/Hardianto terus memimpin poin dan tak bisa di kejar oleh pasangan Jepang hingga akhirnya pasangan Indonesia memenangkan pertandingan dengan kemenangan tipis 21-19.
Dilansir laman resmi PB Djarum, Berry mengaku sempat kaget atas pola permainan pasangan Jepang sehingga di awal game pertama, poin mereka jauh tertinggal dari pasangan negeri matahari terbit.
"Rahasia kemenangan kami tadi hanya fokus dan mencari poin demi poin. Di final belum tahu siapa lawan kami, tapi yang paling kami jaga nanti harus tetap fokus dan berfikir tenang saja," ujar Berry.
Ganda putra Indonesia lainnya, Hendra Aprida Gunawan/Markis Kido juga akan berlaga di partai semifinal turnamen berlabel Grand Prix Gold ini.
Hendra/Kido akan menantang pasangan tuan rumah Sze Fei Goh/Nur Izzuddin dalam laga yang juga digelar Sabtu (21/1) di Sibu Indoor Stadium, Sarawak, Malaysia untuk berebut satu jatah tersisa di final turnamen berhadiah total 120 ribu dolar AS.
Dipantau dari tournamentsoftware, Berry Angriawan/Hardianto memastikan tempat final setelah menang dua game langsung dari pasangan Jepang Hiroyuki Endo/Yuta Watanabe.
Dalam pertandingan yang berlangsung 47 menit tersebut Berry/Hardianto sempat tertinggal enam poin dari pasangan Jepang, 5-11 di game pertama.
Berry/Hardianto yang berjuang gigih, akhirnya bisa menyamakan kedudukan menjadi, 20-20 dan perpanjangan poin-pun harus dilakukan hingga akhirnya usaha maksimal Berry/Hardianto membuahkan hasil dan memenangkan game pertama 22-20.
Di game kedua, pertandingan ketat dan jual-beli serangan terjadi, bahkan Berry/Hardianto sempat tertinggal poin, 9-11 hingga akhirnya mampu disamakan lagi di tengah pertandingan 14-14.
Selepas itu, Berry/Hardianto terus memimpin poin dan tak bisa di kejar oleh pasangan Jepang hingga akhirnya pasangan Indonesia memenangkan pertandingan dengan kemenangan tipis 21-19.
Dilansir laman resmi PB Djarum, Berry mengaku sempat kaget atas pola permainan pasangan Jepang sehingga di awal game pertama, poin mereka jauh tertinggal dari pasangan negeri matahari terbit.
"Rahasia kemenangan kami tadi hanya fokus dan mencari poin demi poin. Di final belum tahu siapa lawan kami, tapi yang paling kami jaga nanti harus tetap fokus dan berfikir tenang saja," ujar Berry.
Ganda putra Indonesia lainnya, Hendra Aprida Gunawan/Markis Kido juga akan berlaga di partai semifinal turnamen berlabel Grand Prix Gold ini.
Hendra/Kido akan menantang pasangan tuan rumah Sze Fei Goh/Nur Izzuddin dalam laga yang juga digelar Sabtu (21/1) di Sibu Indoor Stadium, Sarawak, Malaysia untuk berebut satu jatah tersisa di final turnamen berhadiah total 120 ribu dolar AS.
Pewarta : Ricky Prayoga
Editor : Ujang
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Rio Haryanto persiapankan diri jelang seri pertama balap Blancpain GT Asia
04 April 2019 11:24 WIB, 2019
Terpopuler - Olahraga
Lihat Juga
Intip suvenir resmi Asian Games Aichi-Nagoya 2026: Boneka maskot hingga kaos
23 September 2026 10:26 WIB
Hendro Yap dan Violine Intan pecahkan Rekornas jalan cepat di Asian Games 2026
23 September 2026 10:20 WIB