Thailand juara piala AFF
Sabtu, 17 Desember 2016 22:51 WIB
Pemain Indonesia menghadang pergerakan pesepak bola Thailand Sirod Chattong (ANTARA FOTO/Wahyu Putro A/Lmo/pd/16)
Bangkok, Thailand (Antarasumsel.com) - Thailand akhirnya meraih Piala AFF 2016 setelah pada pertandingan final leg kedua di Stadion Rajamangala, Bangkok, Thailand, Sabtu malam mengalahkan Indonesia 2-0.
Hasil ini membuat Thailand unggul agregat 3-2 dalam final kejuaraan sepak bola antarbangsa Asia Tenggara tersebut, karena pada pertandingan final pertama di Stadion Pakansari, Bogor 14 Desember lalu Indonesia hanya menang 2-1.
Di hadapan sekitar 50 ribu penonton dan dipimpin wasit Muhammad Abdulla dari Uni Emirat Arab, tuan rumah Thailand langsung mencoba mengambil inisiatif permainan dengan penguasaan bola yang cukup bagus, sedangkan Indonesia banyak mengandalkan serangan balik dengan Boaz Solossa sebagai ujung tombak.
Hingga separuh babak pertama, tim asuhan Kiatisuk Senamuang tersebut belum juga dapat membahayakan gawang Kurnia Meiga.
Pemain belakang Indonesia Benny Wahyudi mendapat kartu kuning pada menit ke-19 karena melanggar Sirod Chattong yang mencoba menerobos dari sayap kiri.
Chattong dan Thearasil Dangda mulai sering melakukan terobosan dengan kerja sama saat memasuki kotak penalti Indonesia. Pada sayap kanan, Tristan Po juga menjadi ancaman bagi lini belakang Indonesia.
Chattong akhirnya dapat mencetak gol bagi Thailand, setelah memanfaatkan sebuah umpan dari sayap kiri.
Pada babak kedua, Indonesia mencoba fokus untuk menyerang, namun justru menjadi bencana karena pertahanan menjadi longgar.
Menit ke-47 Sirod Chattong mendapat ruang tembak di kotak penalti dan tendangan kerasnya gagal dihadang kiper Kurnia Meiga.
Permainan menjadi lebih terbuka, karena Indonesia pun belum menyerah dan berusaha membuat gol.
Boaz Solossa mendapat peluang emas pada menit ke-55 ketika ia mampu menerobos dari sayap kanan di kotak penalti, namun umpannya dapat dihadang pemain belakang Thailand.
Thailand pun nyaris menambah gol ketika Theerasil Dangda terlepas sendiri di depan gawang, namun dapat digagalkan oleh Kurnia Meiga.
Menit ke-63 pelatih Indonesia Alfred Riedl menganti Zulham Zamrun dengan Lerby Eliandry.
Pelatih asal Austria itu juga mencoba meningkatkan daya serang timnya dengan memasukkan Ferdinand Sinaga untuk menggantikan Rizky Pora pada menit ke-72.
Pada menit ke-79 Thailand mendapat hadiah tendangan penalti karena pelanggaran yang dilakukan Kurnia Meiga, namun eksekusi Theerasil Dangda dapat digagalkan oleh kiper utama Indonesia tersebut.
Indonesia mencoba memanfaatkan sisa-sisa peluang namun hingga pertandingan usai skor 2-0 untuk tuan rumah Thailand tidak berubah.
Pemain Indonesia Abduh Lestaluhu yang tampak frustrasi malah mendapat kartu merah pada detik-detik terakhir pertandingan.
Susunan pemain:
Indonesia - Kurnia Meiga, Benny Wahyudi/Dedi Kusnandar, Abdul Lestaluhu, Boaz Solossa, Stefano Lilipaly, Zulham Zamrun/Lerby Eliandry, Rizky Pora/Ferdinand Sinaga, Fachruddin Aryanto, Bayu Pradana, Hansamu Yama Pranata, Manahati Lestusen.
Thailand - Kawin Thamsatchanan, Theerathon Bunmathan, Adison Promrak, Sarach Yooyen, Teerasil Dangda, Charyl Yannic/Phoklaw Anan, Sirod Chatthong/Sarawut Masuk, Pratum Chutong, Chanthip Songkrasin/Prakit Dreepon, Trnstan Do, Tanaboon Kesarat.
Hasil ini membuat Thailand unggul agregat 3-2 dalam final kejuaraan sepak bola antarbangsa Asia Tenggara tersebut, karena pada pertandingan final pertama di Stadion Pakansari, Bogor 14 Desember lalu Indonesia hanya menang 2-1.
Di hadapan sekitar 50 ribu penonton dan dipimpin wasit Muhammad Abdulla dari Uni Emirat Arab, tuan rumah Thailand langsung mencoba mengambil inisiatif permainan dengan penguasaan bola yang cukup bagus, sedangkan Indonesia banyak mengandalkan serangan balik dengan Boaz Solossa sebagai ujung tombak.
Hingga separuh babak pertama, tim asuhan Kiatisuk Senamuang tersebut belum juga dapat membahayakan gawang Kurnia Meiga.
Pemain belakang Indonesia Benny Wahyudi mendapat kartu kuning pada menit ke-19 karena melanggar Sirod Chattong yang mencoba menerobos dari sayap kiri.
Chattong dan Thearasil Dangda mulai sering melakukan terobosan dengan kerja sama saat memasuki kotak penalti Indonesia. Pada sayap kanan, Tristan Po juga menjadi ancaman bagi lini belakang Indonesia.
Chattong akhirnya dapat mencetak gol bagi Thailand, setelah memanfaatkan sebuah umpan dari sayap kiri.
Pada babak kedua, Indonesia mencoba fokus untuk menyerang, namun justru menjadi bencana karena pertahanan menjadi longgar.
Menit ke-47 Sirod Chattong mendapat ruang tembak di kotak penalti dan tendangan kerasnya gagal dihadang kiper Kurnia Meiga.
Permainan menjadi lebih terbuka, karena Indonesia pun belum menyerah dan berusaha membuat gol.
Boaz Solossa mendapat peluang emas pada menit ke-55 ketika ia mampu menerobos dari sayap kanan di kotak penalti, namun umpannya dapat dihadang pemain belakang Thailand.
Thailand pun nyaris menambah gol ketika Theerasil Dangda terlepas sendiri di depan gawang, namun dapat digagalkan oleh Kurnia Meiga.
Menit ke-63 pelatih Indonesia Alfred Riedl menganti Zulham Zamrun dengan Lerby Eliandry.
Pelatih asal Austria itu juga mencoba meningkatkan daya serang timnya dengan memasukkan Ferdinand Sinaga untuk menggantikan Rizky Pora pada menit ke-72.
Pada menit ke-79 Thailand mendapat hadiah tendangan penalti karena pelanggaran yang dilakukan Kurnia Meiga, namun eksekusi Theerasil Dangda dapat digagalkan oleh kiper utama Indonesia tersebut.
Indonesia mencoba memanfaatkan sisa-sisa peluang namun hingga pertandingan usai skor 2-0 untuk tuan rumah Thailand tidak berubah.
Pemain Indonesia Abduh Lestaluhu yang tampak frustrasi malah mendapat kartu merah pada detik-detik terakhir pertandingan.
Susunan pemain:
Indonesia - Kurnia Meiga, Benny Wahyudi/Dedi Kusnandar, Abdul Lestaluhu, Boaz Solossa, Stefano Lilipaly, Zulham Zamrun/Lerby Eliandry, Rizky Pora/Ferdinand Sinaga, Fachruddin Aryanto, Bayu Pradana, Hansamu Yama Pranata, Manahati Lestusen.
Thailand - Kawin Thamsatchanan, Theerathon Bunmathan, Adison Promrak, Sarach Yooyen, Teerasil Dangda, Charyl Yannic/Phoklaw Anan, Sirod Chatthong/Sarawut Masuk, Pratum Chutong, Chanthip Songkrasin/Prakit Dreepon, Trnstan Do, Tanaboon Kesarat.
Pewarta : Bayu Kuncahyo & Teguh Handoko
Editor : Indra Gultom
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Timnas futsal putri Indonesia siap tempur di Thailand, Luis Estrela boyong 14 pemain
24 February 2026 5:29 WIB
Terpopuler - Olahraga
Lihat Juga
Dewa United tahan imbang Bhayangkara FC 2-2 pada pekan kedua Super League
11 September 2026 21:22 WIB
Liga Champions: Ferran Torres "hattrick", PSG libas Slovan Bratislava 6-1
10 September 2026 9:09 WIB
Mourinho puji performa Trent Alexander-Arnold pada posisi baru di Real Madrid
09 September 2026 15:03 WIB