Kapolda Sumsel: Tembak di tempat pelaku begal
Sabtu, 8 Oktober 2016 1:05 WIB
Kapolda Sumatera Selatan, Irjen Pol Djoko Prastowo (Foto Antarasumsel.com/Feny Selly/16/den)
Palembang (ANTARA Sumsel) - Kapolda Sumatera Selatan Irjen Pol Djoko Prastowo memerintahkan kepada anggota di lapangan menindak tegas begal atau pelaku kejahatan dengan sasaran pengendara sepeda motor yang meresahkan masyarakat.
"Pelaku begal akan terus diberantas, dan petugas di lapangan diperintahkan menindak tegas siapapun yang terbukti melakukan tindak kejahatan merampas uang, barang berharga, dan sepeda motor masyarakat, bahkan bila perlu tembak di tempat," kata Irjen Pol Djoko Prastowo, di Palembang, Jumat.
Menurut dia, untuk melakukan pemberantasan begal, petugas di tingkat Polres hingga Polsek diperintahkan melakukan operasi kepolisian secara terbuka dan tertutup di daerah rawan terjadinya aksi pembegalan.
Jika dalam operasi kepolisian itu ditemukan pelaku begal yang melakukan aksi yang dapat membahayakan keselamatan jiwa dan harta benda masyarakat, petugas diminta untuk tidak ragu-ragu melakukan tindakan tegas seperti tembak di tempat, katanya.
Dia menjelaskan, seluruh anggota yang ada di satuan wilayah tingkat Polres hingga Polsek diperintahkan lebih gencar lagi melakukan pemberantasan pelaku begal, dan jangan cepat puas dengan keberhasilan menurunkan aksi pembegalan dalam beberapa bulan terakhir.
Dengan gencarnya tindakan pemberantasan terhadap pelaku begal, aksi pembegalan di dalam Kota Palembang dan sejumlah daerah Sumsel lainnya sekarang ini jauh berkurang karena pelakunya sudah banyak ditangkap.
Berdasarkan data dan fakta yang diperoleh di lapangan, pelaku pembegalan tidak hanya orang dewasa, tetapi cukup banyak remaja yang melakukan aksi kejahatan itu.
Melalui tindakan pemberantasan itu diharapkan kondisi keamanan dan ketertiban masyarakat bisa lebih kondusif dan masyarakat dapat merasa nyaman melakukan berbagai aktivitas.
Untuk menjaga kondisi kamtibmas tetap kondusif serta masyarakat merasa aman dan nyaman dalam melakukan berbagi aktivitas, selain melakukan operasi kepolisian, pihaknya mengajak seluruh lapisan masyarakat meningkatkan kewaspadaan, kata Kapolda.
"Pelaku begal akan terus diberantas, dan petugas di lapangan diperintahkan menindak tegas siapapun yang terbukti melakukan tindak kejahatan merampas uang, barang berharga, dan sepeda motor masyarakat, bahkan bila perlu tembak di tempat," kata Irjen Pol Djoko Prastowo, di Palembang, Jumat.
Menurut dia, untuk melakukan pemberantasan begal, petugas di tingkat Polres hingga Polsek diperintahkan melakukan operasi kepolisian secara terbuka dan tertutup di daerah rawan terjadinya aksi pembegalan.
Jika dalam operasi kepolisian itu ditemukan pelaku begal yang melakukan aksi yang dapat membahayakan keselamatan jiwa dan harta benda masyarakat, petugas diminta untuk tidak ragu-ragu melakukan tindakan tegas seperti tembak di tempat, katanya.
Dia menjelaskan, seluruh anggota yang ada di satuan wilayah tingkat Polres hingga Polsek diperintahkan lebih gencar lagi melakukan pemberantasan pelaku begal, dan jangan cepat puas dengan keberhasilan menurunkan aksi pembegalan dalam beberapa bulan terakhir.
Dengan gencarnya tindakan pemberantasan terhadap pelaku begal, aksi pembegalan di dalam Kota Palembang dan sejumlah daerah Sumsel lainnya sekarang ini jauh berkurang karena pelakunya sudah banyak ditangkap.
Berdasarkan data dan fakta yang diperoleh di lapangan, pelaku pembegalan tidak hanya orang dewasa, tetapi cukup banyak remaja yang melakukan aksi kejahatan itu.
Melalui tindakan pemberantasan itu diharapkan kondisi keamanan dan ketertiban masyarakat bisa lebih kondusif dan masyarakat dapat merasa nyaman melakukan berbagai aktivitas.
Untuk menjaga kondisi kamtibmas tetap kondusif serta masyarakat merasa aman dan nyaman dalam melakukan berbagi aktivitas, selain melakukan operasi kepolisian, pihaknya mengajak seluruh lapisan masyarakat meningkatkan kewaspadaan, kata Kapolda.
Pewarta : Yudi Abdullah
Editor : Indra Gultom
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Kapolda Sumsel imbau warga tidak percaya tawaran bantuan masuk polisi
07 February 2025 11:32 WIB, 2025
Oknum polisi bakar mantan kekasih dikenakan pasal pembunuhan berencana
19 March 2022 10:43 WIB, 2022
Tim Wasriksus mabes Polri hari ini agendakan pemeriksaan Kapolda Sumsel
05 August 2021 16:05 WIB, 2021
Deru minta polisi tindak tegas oknum penyerahan dana hibah Rp2 triliun bila terbukti bohong
03 August 2021 0:45 WIB, 2021
Kepala Polda Sumatera Selatan imbau tidak ada pengerahan massa Pilkada
23 September 2020 20:17 WIB, 2020
Kapolda sebut kejahatan gunakan senjata tajam di Sumatera Selatan cukup tinggi
05 August 2020 13:46 WIB, 2020
Polda Sumatera Selatan tambah bantuan masyarakat terdampak pandemi COVID-19
11 May 2020 15:15 WIB, 2020
Terpopuler - Polhukam
Lihat Juga
Polda Sumsel edukasi 2.415 warga di sembilan daerah terkait pencegahan karhutla
31 August 2026 18:55 WIB
Polisi Banyuasin tetapkan satu tersangka pembakar lahan di Kecamatan Suak Tapeh
31 August 2026 18:53 WIB