Sinyal pemecatan Benny Dollo semakin menguat
Jumat, 1 April 2016 17:23 WIB
Pelatih Sriwijaya FC Benny Dollo (Foto Antarasumsel.com/Feny Selly/15/den)
Palembang (ANTARASumsel) - Sinyal pemecatan pelatih Sriwijaya FC Benny Dollo semakin menguat setelah Presiden Klub Dodi Reza Alex menyatakan akan mengevaluasi kinerja tim dan sekaligus membuka lowongan bagi arsitek baru "Laskar Wong Kito".
"Yang jelas setelah gagal ke final Piala Bhayangkara, membuat manajemen harus mengavaluasi tim, pemain, dan pelatih. Sejauh ini, jika ada yang berminat menjadi pelatih, maka manajemen akan mempertimbangkan," kata Dodi Reza di Palembang, Jumat.
Ia mengemukakan manajemen telah menyematkan target juara pada Piala Bhayangkara 2016 ini mengingat sudah gagal di turnamen Piala Presiden, Piala Jenderal Sudirman, dan Piala Gubernur Kalimantan Timur.
Meski, manajemen mengapresiasi keberhasilan tim lolos ke final Piala Presiden, namun hasil itu tetap dipandang kurang maksimal bagi tim yang memiliki tradisi juara.
"Manajemen sangat mengapresiasi kerja keras tim, tapi sebagai tim yang memiliki tradisi juara maka sejatinya menjadi juara adalah misi utama tim," kata anggota DPR RI ini.
Untuk itu dalam waktu dekat, manajemen klub akan mengevaluasi tim agar mampu tampil optimal pada ajang Indonesia Soccer Championship (ISC).
"Dalam waktu dekat akan diumumkan hasil evaluasinya," kata putra sulung Gubernur Sumsel Alex Noerdin ini.
Sriwijaya FC gagal ke final Piala Bhayangkara setelah dikalahkan Arema Cronus pada babak semifinal dengan 0-1 di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang, Kamis (31/3) malam.
Atas hasil tersebut, Firman Utina dkk akan menghadapi Bali United di Stadion Gelora Bung Karno pada Minggu (3/4) untuk perebutan tempat ketiga.
"Yang jelas setelah gagal ke final Piala Bhayangkara, membuat manajemen harus mengavaluasi tim, pemain, dan pelatih. Sejauh ini, jika ada yang berminat menjadi pelatih, maka manajemen akan mempertimbangkan," kata Dodi Reza di Palembang, Jumat.
Ia mengemukakan manajemen telah menyematkan target juara pada Piala Bhayangkara 2016 ini mengingat sudah gagal di turnamen Piala Presiden, Piala Jenderal Sudirman, dan Piala Gubernur Kalimantan Timur.
Meski, manajemen mengapresiasi keberhasilan tim lolos ke final Piala Presiden, namun hasil itu tetap dipandang kurang maksimal bagi tim yang memiliki tradisi juara.
"Manajemen sangat mengapresiasi kerja keras tim, tapi sebagai tim yang memiliki tradisi juara maka sejatinya menjadi juara adalah misi utama tim," kata anggota DPR RI ini.
Untuk itu dalam waktu dekat, manajemen klub akan mengevaluasi tim agar mampu tampil optimal pada ajang Indonesia Soccer Championship (ISC).
"Dalam waktu dekat akan diumumkan hasil evaluasinya," kata putra sulung Gubernur Sumsel Alex Noerdin ini.
Sriwijaya FC gagal ke final Piala Bhayangkara setelah dikalahkan Arema Cronus pada babak semifinal dengan 0-1 di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang, Kamis (31/3) malam.
Atas hasil tersebut, Firman Utina dkk akan menghadapi Bali United di Stadion Gelora Bung Karno pada Minggu (3/4) untuk perebutan tempat ketiga.
Pewarta : Dolly Rosana
Editor : Indra Gultom
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Profil St Kitts dan Nevis, negara asal legenda Sriwijaya FC Keith Kayamba Gumbs
27 March 2026 9:00 WIB
Manajemen Sriwijaya FC nonaktifkan pelatih Achmad Zulkifli, dianggap tak disiplin
13 October 2025 20:10 WIB
Terpopuler - Olahraga
Lihat Juga
Dewa United tahan imbang Bhayangkara FC 2-2 pada pekan kedua Super League
11 September 2026 21:22 WIB
Liga Champions: Ferran Torres "hattrick", PSG libas Slovan Bratislava 6-1
10 September 2026 9:09 WIB
Mourinho puji performa Trent Alexander-Arnold pada posisi baru di Real Madrid
09 September 2026 15:03 WIB