PLN jamin ketersediaan listrik selama lebaran
Kamis, 16 Juli 2015 9:49 WIB
Deputi Manajer Hukum & Humas PLN S2JB Lilik Hendro (Foto Antarasumsel.com/15/Feny Selly/Aw)
Palembang (ANTARA Sumsel) - PT Perusahaan Listrik Negara menjamin ketersediaan listrik selama Lebaran 2015 dengan menyiagakan petugas selama 24 jam.
Deputi Manajer Hubungan Masyarakat dan Hukum PT PLN Wilayah Sumsel Jambi dan Bengkulu (WS2JB) Lilik Hendro Purnomo di Palembang, Kamis, mengatakan petugas ini akan bertindak cepat dalam perbaikan ketika terjadi gangguan teknis yang berimbas pada pelayanan.
"Nanti jika ada keluhan dari pelanggan dalam laporan melalui `call center`, petugas yang siaga selama 24 jam segera memperbaikinya," kata dia.
Namun, ia meminta masyarakat juga memahami bahwa PLN tidak bisa menjamin seratus persen terhadap ketersediaan listrik.
"Banyak faktor yang mempengaruhi di lapangan sehingga PLN tetap tidak bisa menjamin jika Lebaran benar-benar tidak ada `byarpet`. Kerusakan baik yang sifatnya berat dan ringan ada kemungkinan terjadi," kata dia.
Namun untuk mengantisipasi kerusakan yang berat, menurutnya PLN telah memperbaiki jaringan distribusi di beberapa lokasi sebelum Ramadhan.
Terkait pelayanan di di loket pembayaran, Lilik menerangkan bahwa PLN akan menutup pelayanan selama masa libur cuti bersama.
"Libur dari tanggal 16 sampai 21 Juli. Namun, untuk yang pra-bayar jelas tidak ada masalah, karena bisa membeli di minimarket atau membayar melalui ATM," kata dia.
Hingga kini Sumsel surplus energi listrik dengan daya terpasang sebesar 1.478 MW, daya tampung 1.260 MW dengan beban puncak 643 MW.
Kelebihan energi ini disuplai ke provinsi tetangga ke Lampung, Jambi dan Bengkulu dengan sistem interkoneksi.
Deputi Manajer Hubungan Masyarakat dan Hukum PT PLN Wilayah Sumsel Jambi dan Bengkulu (WS2JB) Lilik Hendro Purnomo di Palembang, Kamis, mengatakan petugas ini akan bertindak cepat dalam perbaikan ketika terjadi gangguan teknis yang berimbas pada pelayanan.
"Nanti jika ada keluhan dari pelanggan dalam laporan melalui `call center`, petugas yang siaga selama 24 jam segera memperbaikinya," kata dia.
Namun, ia meminta masyarakat juga memahami bahwa PLN tidak bisa menjamin seratus persen terhadap ketersediaan listrik.
"Banyak faktor yang mempengaruhi di lapangan sehingga PLN tetap tidak bisa menjamin jika Lebaran benar-benar tidak ada `byarpet`. Kerusakan baik yang sifatnya berat dan ringan ada kemungkinan terjadi," kata dia.
Namun untuk mengantisipasi kerusakan yang berat, menurutnya PLN telah memperbaiki jaringan distribusi di beberapa lokasi sebelum Ramadhan.
Terkait pelayanan di di loket pembayaran, Lilik menerangkan bahwa PLN akan menutup pelayanan selama masa libur cuti bersama.
"Libur dari tanggal 16 sampai 21 Juli. Namun, untuk yang pra-bayar jelas tidak ada masalah, karena bisa membeli di minimarket atau membayar melalui ATM," kata dia.
Hingga kini Sumsel surplus energi listrik dengan daya terpasang sebesar 1.478 MW, daya tampung 1.260 MW dengan beban puncak 643 MW.
Kelebihan energi ini disuplai ke provinsi tetangga ke Lampung, Jambi dan Bengkulu dengan sistem interkoneksi.
Pewarta : Oleh Dolly Rosana
Editor : M. Suparni
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Cuaca ekstrem padamkan listrik di Lahat, PLN ULP Lembayung terjunkan 31 personel
20 August 2026 13:41 WIB
Presiden Prabowo perintahkan BUMN pangkas anak-cucu perusahaan demi efisiensi
10 August 2026 8:09 WIB
Terpopuler - Info Sumsel
Lihat Juga
Bulog targetkan groundbreaking pabrik padi Banyuasin dimulai September 2026
31 August 2026 18:51 WIB
Bulog Sumsel Babel serap 127 ton gabah hingga Agustus 2026, capai 73 persen target
28 August 2026 19:53 WIB
Polda Sumsel salurkan 5.000 buku hijaiyah untuk bebaskan santri dari buta aksara Alquran
28 August 2026 7:56 WIB