Dirut Garuda Indonesia mengundurkan diri
Kamis, 11 Desember 2014 20:06 WIB
Jakarta (ANTARA Sumsel) - Direktur Utama PT Garuda Indonesia Tbk Emirsyah Satar resmi mengundurkan diri dari jabatannya sehari sebelum Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) perusahaan yang digelar Jumat, 12 Desember 2014.
"Surat pengunduran diri (Emirsyah Satar) baru saya terima hari ini," kata Deputi Menteri BUMN Bidang Energi, Logistik, dan Perhubungan Dwijanti Tjahjaningsih, di Kantor Kementerian BUMN, Jakarta, Kamis.
Menurut Dwijanti dalam surat pengunduran diri tersebut, Emirsyah tidak menjelaskan alasannya.
Pengunduran diri Emirsyah Satar dapat efektif apabila sudah disetujui oleh RUPSLB yang diselenggarakan Jumat (12/12) dengan agenda pengangkatan direktur utama yang baru.
"Kita tunggu besok saja. Yang pasti para calonnya sudah di-asesment oleh Menteri BUMN Rini Soemarno," ujarnya.
Sebelumnya, Direktur SDM dan Umum Heriyanto AP mengumumkan surat pengunduran diri Emirsyah Satar telah dilayangkan ke Menteri BUMN pada 8 Desember 2014.
Sementara itu, Emirsyah Satar mengaku masa jabatannya sudah tidak bisa diperpanjang lagi.
"RUPS direncanakan awal Maret 2015. Ini hanya beda beberapa bulan saja, saya pikir ini momentum yang bagus," ujar Emir.
Ia menambahkan, proses pengunduran dirinya lebih awal agar memberikan peluang bagi penggantinya nanti untuk menyusun perencanaan bisnis yang lebih baik di 2015.
Saat ini beredar empat kandidat yang digadang-gadang sebagai calon pengganti Emirsyah.
Tiga kandidat akan berasal dari internal Garuda Indonesia, sedangkan satu sisanya dari luar.
Nama Arif Wibowo yang kini menjabat sebagai Direktur Utama PT Citilink Indonesia dan Rinaldy Firmansyah mantan Direktur Utama Telkom disebut-sebut sebagai calon kuat pengganti Emirsyah.
"Surat pengunduran diri (Emirsyah Satar) baru saya terima hari ini," kata Deputi Menteri BUMN Bidang Energi, Logistik, dan Perhubungan Dwijanti Tjahjaningsih, di Kantor Kementerian BUMN, Jakarta, Kamis.
Menurut Dwijanti dalam surat pengunduran diri tersebut, Emirsyah tidak menjelaskan alasannya.
Pengunduran diri Emirsyah Satar dapat efektif apabila sudah disetujui oleh RUPSLB yang diselenggarakan Jumat (12/12) dengan agenda pengangkatan direktur utama yang baru.
"Kita tunggu besok saja. Yang pasti para calonnya sudah di-asesment oleh Menteri BUMN Rini Soemarno," ujarnya.
Sebelumnya, Direktur SDM dan Umum Heriyanto AP mengumumkan surat pengunduran diri Emirsyah Satar telah dilayangkan ke Menteri BUMN pada 8 Desember 2014.
Sementara itu, Emirsyah Satar mengaku masa jabatannya sudah tidak bisa diperpanjang lagi.
"RUPS direncanakan awal Maret 2015. Ini hanya beda beberapa bulan saja, saya pikir ini momentum yang bagus," ujar Emir.
Ia menambahkan, proses pengunduran dirinya lebih awal agar memberikan peluang bagi penggantinya nanti untuk menyusun perencanaan bisnis yang lebih baik di 2015.
Saat ini beredar empat kandidat yang digadang-gadang sebagai calon pengganti Emirsyah.
Tiga kandidat akan berasal dari internal Garuda Indonesia, sedangkan satu sisanya dari luar.
Nama Arif Wibowo yang kini menjabat sebagai Direktur Utama PT Citilink Indonesia dan Rinaldy Firmansyah mantan Direktur Utama Telkom disebut-sebut sebagai calon kuat pengganti Emirsyah.
Pewarta : Oleh Royke Sinaga
Editor : Indra Gultom
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Indonesia terjunkan dua tim pada Srikandi Merdeka Cup 2026, targetkan pembinaan sepak bola putri
30 July 2026 9:58 WIB
Program Jembatan Garuda hubungkan 7.371 desa lewat pembangunan 1.416 jembatan
29 July 2026 13:53 WIB
Penerimaan siswa Sekolah Unggul Garuda Transformasi di kampus dunia naik 150 persen
02 May 2026 9:20 WIB
Pangdam II/Sriwijaya: Jembatan Gantung Garuda jadi penggerak ekonomi warga Desa Pusar
28 April 2026 5:36 WIB
Garuda sediakan ambulance lift untuk jamaah haji berkebutuhan khusus musim Haji 2026
17 April 2026 14:51 WIB
Jakarta Bhayangkara Presisi libas Jakarta Garuda Jaya 3-0 di final four Proliga 2026
04 April 2026 19:54 WIB
Praka Farizal Romadhon gugur di Lebanon, jalankan tugas mulia misi perdamaian
01 April 2026 6:42 WIB
Terpopuler - Info Bisnis
Lihat Juga
Pertamina EP Adera Field berdayakan warga PALI buat kerajinan dari jerami padi
18 September 2026 18:27 WIB
Bank Sumsel Babel buka penawaran Sukuk Ritel SR025 berimbal hasil hingga 6,90 Persen
07 September 2026 12:36 WIB