Jakarta (ANTARA Sumsel) - Calon presiden Prabowo Subianto meminta kepada seluruh pendukung maupun simpatisannya yang tergabung dalam koalisi merah putih untuk melakukan kampanye damai dan berintegritas yang membawa iklim kesejukan bagi seluruh rakyat Indonesia.
       
"Saya minta pendukung saya untuk patuh lakukan kampanye yang bersih, damai yang menimbulkan iklim kesejukan bagi seluruh rakyat Indonesia," ujar Prabowo Subianto pada acara mendeklarasikan pelaksanaan kampanye yang berintegritas dan damai di salah satu hotel di Jakarta, Selasa.
        
Menurut dia, tim pemenangan nasional Prabowo-Hatta serta pendukung yang tergabung dalam koalisi merah putih siap melakukan pemilu berintegritas dan damai.
        
"Jokowi adalah saudara saya, Jusuf Kalla adalah senior yang saya hormati. Saya yakin mereka ada putra putra terbaik. Karena itu kami berjanji bahwa kami akan terima keputusan rakyat," kata dia.
       
Ia mengungkapkan apabila Prabowo-Hatta menerima mandat dari rakyat Indonesia menjadi presiden dan wakil presiden maka siap bekerja keras untuk mensejahterakan bangsa ini.
        
"Tapi apabila mandat itu jatuh kepada Joko Widodo-Jusuf Kalla kami akan hormati keputusan tersebut. Kami yakin Jokowi-JK adalah patriot-patriot bangsa apapun yang terjadi kami akan menjadi warga negara yang cinta tanah air," ujar dia.
        
Sebelumnya, capres Prabowo Subianto mengatakan bangsa Indonesia membangun budaya politik demokrasi dengan susah payah dan cukup lama dan itu cita-cita pendiri bangsa.
        
"Alhamdulillah bangsa kita diakui menjadi negara demokrasi terbesar ketiga di dunia. Demokrasi adalah sistem pemerintahan politik yang terbaik, kita harus jaga demokrasi ini agar tidak disandera dan diselewengkan, wujudnya demokrasi atau ujungnya demokrasi adalah pemilu," kata dia.
        
Pemilu, lanjutnya, merupakan kesempatan rakyat untuk memilih pemimpin yang akan memajukan bangsa Indonesia.
        
Pemilu Presiden 9 Juli 2014 diikuti dua pasangan capres dan cawapres, Prabowo Subianto-Hatta Rajasa dan Joko Widodo-Jusuf Kalla.