Lubuklinggau (ANTARA Sumsel) - Bulog Kota Lubuklinggau dan Kabupaten Musi Rawas, Provinsi Sumatera Selatan, saat ini tengah menyiapkan operasi pasar guna menekan kenaikan harga jual beras di pasaran.
"Pihak Bulog masih menunggu permintaan resmi dari Pemkot Lubuklinggau dan Pemkab Musi Rawas, guna menggelar operasi pasar. Karena tanpa permintaan resmi operasi pasar tidak bisa dilakukan, walaupun saat ini perkembangan harga beras di pasaran mengalami kenaikan," kata Kepala Kantor Seksi Logistik (Kansilog) Perum Bulog Kota Lubuklinggau dan Musi Rawas, M Ludi, Senin.
Surat permintaan resmi dari kedua pemerintah di daerah tersebut kata dia, sebagai bahan pertimbangan pihaknya guna menggelar operasi pasar bersama dengan dinas instansi terkait pada kedua daerah itu bertindak sebagai penyedia beras sedangkan pelaksananya dari instansi/dinas terkait pada kedua daerah.
Perkembangan harga jual beras di kedua daerah saat ini tambah dia, untuk kelas medium dijual pada kisaran Rp7.000 per kg, sedangkan kelas premium rata-rata dijual Rp9.000 per kg. Harga jual beras kedua kelas ini, tergolong tinggi sehingga harus ditekan untuk beras kelas medium di bawah Rp7.000 per kg, sehingga sampai di tingkat pedagang eceran di bawah Rp8.000 per kg.
Adanya kenaikan harga jual beras ini selain akibat pengaruh musim kemarau sehingga banyak sawah petani yang gagal panen, juga adanya pengeringan irigasi Kelingi untuk pengairan sawah di Kota Lubuklinggau dan Kabupaten Musi Rawas.
Sementara itu untuk stok beras kedua daerah di gudang Bulog setempat saat ini terdapat 1.000 ton, dan stok tambahan yang sedang dalam perjalanan dari Palembang sebanyak 1.000 ton. Stok yang ada ini diperkirakan mencukupi kebutuhan masyarakat dalam kedua daerah untuk dua bulan ke depan. (KR-NMD/N001/Ant)
"Pihak Bulog masih menunggu permintaan resmi dari Pemkot Lubuklinggau dan Pemkab Musi Rawas, guna menggelar operasi pasar. Karena tanpa permintaan resmi operasi pasar tidak bisa dilakukan, walaupun saat ini perkembangan harga beras di pasaran mengalami kenaikan," kata Kepala Kantor Seksi Logistik (Kansilog) Perum Bulog Kota Lubuklinggau dan Musi Rawas, M Ludi, Senin.
Surat permintaan resmi dari kedua pemerintah di daerah tersebut kata dia, sebagai bahan pertimbangan pihaknya guna menggelar operasi pasar bersama dengan dinas instansi terkait pada kedua daerah itu bertindak sebagai penyedia beras sedangkan pelaksananya dari instansi/dinas terkait pada kedua daerah.
Perkembangan harga jual beras di kedua daerah saat ini tambah dia, untuk kelas medium dijual pada kisaran Rp7.000 per kg, sedangkan kelas premium rata-rata dijual Rp9.000 per kg. Harga jual beras kedua kelas ini, tergolong tinggi sehingga harus ditekan untuk beras kelas medium di bawah Rp7.000 per kg, sehingga sampai di tingkat pedagang eceran di bawah Rp8.000 per kg.
Adanya kenaikan harga jual beras ini selain akibat pengaruh musim kemarau sehingga banyak sawah petani yang gagal panen, juga adanya pengeringan irigasi Kelingi untuk pengairan sawah di Kota Lubuklinggau dan Kabupaten Musi Rawas.
Sementara itu untuk stok beras kedua daerah di gudang Bulog setempat saat ini terdapat 1.000 ton, dan stok tambahan yang sedang dalam perjalanan dari Palembang sebanyak 1.000 ton. Stok yang ada ini diperkirakan mencukupi kebutuhan masyarakat dalam kedua daerah untuk dua bulan ke depan. (KR-NMD/N001/Ant)