Palembang (ANTARA Sumsel) - Kartu tanda penduduk elektronik (e-KTP) mulai didistribusikan kepada warga Kota Palembang, Senin.
Menteri Dalam Negeri RI Gamawan Fauzi menyerahkan secara simbolis e-KTP kepada Gubernur Sumatera Selatan, H Alex Noerdin dan Wali Kota Palembang, Eddy Santana Putra serta sejumlah perwakilan warga lainnya.
Mendagri Gamawan Fauzi mengatakan Sumatera Selatan khususnya Kota Palembang merupakan daerah tercepat berhasil menyelesaikan perekaman data E-KTP yang patut diapresiasi pemerintah pusat.
Keberhasilan petugas E-KTP kecamatan di Palembang yang mampu merekam data warga sampai 7.000 per hari satu hal sangat luar biasa sehingga wajib dicontoh daerah lain, kata dia.
Menurut dia, sebanyak 172 juta penduduk Indonesia wajib memiliki E-KTP dan ditargetkan September tahun 2012 ini proses perekaman datanya selesai.
Per 1 Januari 2013 penduduk wajib KTP telah memiliki kartu tanda penduduk elektronik dan semua yang berkaitan dengan identitas wajib menggunakan tanda pengenal itu, tambah dia.
Ia mengatakan Sumsel dan Bangka Belitung merupakan daerah tercepat menyelesaikan rekam data E-KTP dari lima provinsi yang ditunjuk sebagai program percontohan.
Kerja keras petugas di kecamatan dan pemerintah daerah tentunya sangat mereka banggakan, dan kedepan akan memberikan insentif bagi mereka sebagai bentuk penghargaan atas kinerja pegawai, kata dia.
Wali Kota Palembang, Eddy Santana Putra mengatakan sejak dimulainya perekaman data E-KTP masyarakat berbondong-bondong datang ke kantor camat.
Bahkan, ada satu kecamatan yang mampu merekam data dan foto sebanyak 2.581 warga membuktikan kalau antusiasme penduduk terhadap program tersebut sangat tinggi, ujar dia.
Ia menambahkan sebanyak 915 ribu warga yang telah merekam data E-KTP akan segera mendapatkan kartu identitas tersebut, tetapi masih menunggu kartu tiba dari Jakarta.
Saat ini baru 23 ribu lembar kartu yang siap didistribusikan, sedang sisanya masih dalam proses pencetakan dan segera akan selesai, tambah Eddy. (ANT/M033)
Menteri Dalam Negeri RI Gamawan Fauzi menyerahkan secara simbolis e-KTP kepada Gubernur Sumatera Selatan, H Alex Noerdin dan Wali Kota Palembang, Eddy Santana Putra serta sejumlah perwakilan warga lainnya.
Mendagri Gamawan Fauzi mengatakan Sumatera Selatan khususnya Kota Palembang merupakan daerah tercepat berhasil menyelesaikan perekaman data E-KTP yang patut diapresiasi pemerintah pusat.
Keberhasilan petugas E-KTP kecamatan di Palembang yang mampu merekam data warga sampai 7.000 per hari satu hal sangat luar biasa sehingga wajib dicontoh daerah lain, kata dia.
Menurut dia, sebanyak 172 juta penduduk Indonesia wajib memiliki E-KTP dan ditargetkan September tahun 2012 ini proses perekaman datanya selesai.
Per 1 Januari 2013 penduduk wajib KTP telah memiliki kartu tanda penduduk elektronik dan semua yang berkaitan dengan identitas wajib menggunakan tanda pengenal itu, tambah dia.
Ia mengatakan Sumsel dan Bangka Belitung merupakan daerah tercepat menyelesaikan rekam data E-KTP dari lima provinsi yang ditunjuk sebagai program percontohan.
Kerja keras petugas di kecamatan dan pemerintah daerah tentunya sangat mereka banggakan, dan kedepan akan memberikan insentif bagi mereka sebagai bentuk penghargaan atas kinerja pegawai, kata dia.
Wali Kota Palembang, Eddy Santana Putra mengatakan sejak dimulainya perekaman data E-KTP masyarakat berbondong-bondong datang ke kantor camat.
Bahkan, ada satu kecamatan yang mampu merekam data dan foto sebanyak 2.581 warga membuktikan kalau antusiasme penduduk terhadap program tersebut sangat tinggi, ujar dia.
Ia menambahkan sebanyak 915 ribu warga yang telah merekam data E-KTP akan segera mendapatkan kartu identitas tersebut, tetapi masih menunggu kartu tiba dari Jakarta.
Saat ini baru 23 ribu lembar kartu yang siap didistribusikan, sedang sisanya masih dalam proses pencetakan dan segera akan selesai, tambah Eddy. (ANT/M033)