Puluhan pereman Tanah Abang diamankan polisi

Jakarta (ANtara Sumsel) - Sekitar 48 orang diduga terlibat aksi premanisme seperti pemalakan terhadap para pedagang di Tanah Abang, Jakarta Pusat, berhasil diamankan polisi jajaran Polda Metro Jaya, Kamis (1/8).

"Kami sasar daerah Tanah Abang untuk kenyamanan masyarakat," kata Kepala Subdirektorat Kejahatan dan Kekerasan Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya Ajun Komisaris Besar Polisi Herry Heriawan saat dikonfirmasi di Jakarta, Jumat dinihari.

Herry mengatakan pihaknya mendapatkan laporan adanya dugaan oknum yang teribat aksi premanisme, seperti meminta sejumlah uang kepada para pedagang di sekitar Pasar Tanah Abang.

Petugas kepolisian mengamankan para pemuda yang "berprofesi" sebagai pemungut uang dari pedagang kaki lima (PKL), juru parkir liar dan "timer".

Herry menyebutkan para pemuda diamankan pada beberapa lokasi, seperti di dekat Masjid At-Taqwa, stasiun hingga Pasar Tasik, depan Pasar Tasik, depan Blok B dan Blok G.

"Petugas juga menyita sejumlah uang tunai, telepon genggam dan lainnya.," ujar Herry.

Pada Operasi Cipta Kondisi menjelang Idul Fitri tersebut, Polda Metro Jaya mengerahkan 65 anggota terdiri dari anggota Brimob dan anggota reserse dari Subdit Jatanras dan Subdit Ranmor Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya bersenjata lengkap.(Antara)