Minggu, 25 Juni 2017

Kemerstekdikti: Mutu politeknik industri lebih bagus

id Kemristekdikti, politeknik, lulusan mempunyai keahlian, Dirjen Kelembagaan Iptek, Patdono Suwignjo, Kementerian Perindustrian
Kemerstekdikti: Mutu politeknik industri lebih bagus
Kemristekdikti (Antarasumsel.com/17/Grafis)
Jakarta (Antarasumsel.com)- Kementerian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Kemristekdikti) mengatakan mutu politeknik yang didirikan oleh industri lebih bagus karena melibatkan industri dan menghasilkan mutu lulusan yang mempunyai keahlian.

"Politeknik yang didirikan oleh industri tentunya keterlibatan industri kuat serta menghasilkan tenaga kerja terampil dibidangnya dengan kompetensi tinggi," ujar Dirjen Kelembagaan Iptek Dikti Kemristekdikti, Patdono Suwignjo, di Jakarta, Selasa.

Pada tahun ini, lanjut dia, setidaknya ada 10 politeknik baru yang didirikan oleh industri. Politeknik tersebut nantinya berada dibawah naungan Kementerian Perindustrian (Kemenperin).

"Kemristekdikti hanya memberikan izin serta bantuan dosen."
Politeknik industri mempunyai keunggulan karena langsung dibawah pengawasan industri, penyusunan kurikulum juga oleh industri . Industri juga menyediakan tempat magang.

Dia menyebut sejumlah politeknik yang dibangun industri yakni di Morowali, Cilegon dan Gresik.

"Di Morowali dibangun politeknik oleh smelter, kemudian politeknik petrokimia di Gresik oleh pabrik semen dan politeknik petrokimia oleh Chandra Asri di Cilegon."
Dia mengatakan pemerintah saat ini menitikberatkan revitalisasi pendidikan tinggi vokasi. Belajar dari negara lain, lanjut dia, negara maju memiliki keterlibatan industri yang tinggi.

"Maka kita sekarang mulai dorong supaya industri juga mempunyai kepedulian dan keterlibatan dalam vokasi. Untuk perusahaan yg kita anggap besar dan mampu didorong untuk politeknik."
Keterlibatan industri dalam membangun politeknik, juga akan meningkatkan angka partisipasi kasar karena mahasiswa perguruan tinggi semakin bertambah.

"Jadi kami sangat mendukung, berdirinya politeknik berbasis industri," cetus dia.

Editor: Ujang

COPYRIGHT © ANTARA 2017

Baca Juga