Sabtu, 19 Agustus 2017

TNI : Aksi 2/12 tetap tunjukkan Islam damai

id Panglima TNI, Jenderal, Gatot Nurmantyo, unjuk rasa, demokratis, damai, sejuk
TNI : Aksi 2/12 tetap tunjukkan Islam damai
Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo (tengah) menyampaikan sambutan pada acara Istigosah dan Doa bagi Keselamatan Bangsa di Silang Monas, Jakarta (ANTARA FOTO/Angga Pratama/Ang/pd)
....Jadi, kalau mau jaga Al-Quran, Allah yang jaga. Jadi kalau ingin berlindung, ikuti Al-Quran," ucap Gatot....
Jakarta (Antarasumsel.com) - Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo berharap aksi unjuk rasa Jumat (2/12) mendatang tetap bisa menunjukkan umat Islam di Indonesia yang demokratis, damai, dan sejuk.

"Saya ingatkan bahwa aksi 4 November lalu sudah menunjukkan bagaimana umat Islam kita demokratis, umat Islam kita juga damai dan sejuk," kata Jenderal Gatot seusai menghadiri Kuliah Kebangsaan di kampus UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Selasa.

Kemudian, kata Gatot, yang juga menjadi tuntutan massa dalam aksi 4 November lalu, yaitu menetapkan Gubernur DKI Jakarta nonaktif Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) sebagai tersangka atas kasus penistaan agama juga sudah dilakukan oleh kepolisian.

"Kemudian sudah ditetapkannya Ahok sebagai tersangka dan proses hukum sedang berjalan karena ini negara hukum," kata Gatot.

Ia pun menceritakan bahwa ada pihak-pihak tertentu yang mengajak aksi 2/12 mendatang dalam rangka "mari kita demo untuk melindungi Al-Quran".

"Banyak yang bilang di media sosial, kita lindungi Al-Quran. Lindungi Al-Quran Allah telah mengatakan dalam Al-Quran, "Sesungguhnya kami-lah yang menurunkan Al-Quran, dan sesungguhnya kami benar-benar memeliharanya". Jadi, kalau mau jaga Al-Quran, Allah yang jaga. Jadi kalau ingin berlindung, ikuti Al-Quran," ucap Gatot.

Sebelumnya, Gerakan Nasional Pendukung Fatwa Majelis Ulama Indonesia (GNPF MUI) dan Polri sepakat bahwa lokasi demonstrasi pada 2 Desember 2016 akan digelar di kawasan Monumen Nasional, Jakarta Pusat.

"Akhirnya disepakati bahwa aksi 2 Desember akan dilaksanakan di Monas (Monumen Nasional) dari pukul 08.00 hingga 13.00 WIB," kata Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian usai bertemu dengan Ketua MUI Pusat KH Maruf Amin dan Ketua Ormas Front Pembela Islam (FPI) Rizieq Shihab di kantor Majelis Ulama Indonesia (MUI), Jakarta, Senin (28/11).

Kapolri pun telah berkoordinasi dengan Panglima TNI untuk memastikan keamanan selama berlangsungnya aksi.

"Kami akan siapkan tempat di Monas untuk menampung 600 ribu hingga 700 ribu orang. Kalau kurang (lahan), kami siapkan Jalan Medan Merdeka Selatan. Kami akan kerja sama dengan PMI, Satpol PP dan rekan-rekan ormas untuk mengawal aksi ini," ujarnya.

Hal ini disetujui oleh Rizieq Shihab selaku inisiator Aksi Bela Islam III.

"GNPF MUI dan Polri sepakat bahwa Aksi Bela Islam III tetap akan digelar pada Jumat 2 Desember 2016 di Monas dalam bentuk aksi unjuk rasa yang super damai," kata Rizieq.

Editor: Ujang

COPYRIGHT © ANTARA 2016

Baca Juga