Ambon (ANTARA Sumsel) - Penggunaan Narkotika dan Obat terlarang banyak dari kalangan pelajar dan mahasiswa di Maluku, bahkan tahun 2012 jumlahnya terjadi peningkatan.

"Hasil survei Badan Narkotika Nasional (BNN) dan Universitas Indonesia kepada pelajar dan mahasiswa pengguna narkoba, Maluku menempati urutan ke dua dengan presentasi 9,9 persen," kata Kepala Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Maluku, Benny Pattiasina, di Ambon, Rabu.

Menurutnya, pelajar dan mahasiswa pengguna narkoba berada dalam kisaran umur 10 - 25 tahun.

"Hal ini merupakan beban dan tanggung jawab semua pihak guna mengeliminir penyalahgunaan narkoba di Maluku. Karena itu dibutuhkan kerja keras Pemerintah Daerah dan seluruh lapisan masyarakat,' katanya.

Benny mengatakan, pihaknya berupaya melakukan pencegahan bekerja sama dengan kepolisian yakni sosialisasi pencegahan narkoba di sekolah dan kampus.

Upaya lain yang juga dilakukan seperti desiminasi informasi, advokasi, pembentukan kader serta penetapan daerah bebas narkoba.

"Kami juga akan melakukan tes urine di beberapa sekolah dan kampus, untuk mengetahui sejauh mana penggunaan narkoba di lingkungan pendidikan," ujarnya.(ANT)

Editor: Parni
COPYRIGHT © 2014

Ikuti berita terkini di handphone anda di m.antarasumsel.com

Komentar Pembaca
Kirim Komentar