Sumsel Target Proyek Panas Bumi Realisasi 2013

Permana Kepala BPMMD Sumsel (Foto Antarasumsel.com/Feny Selly)

....Potensi energi panas bumi di Sumsel merupakan terbesar di Indonesia atau negara kedua setelah Amerika dengan 40 persen cadangan dunia....
Berita Terkait
Palembang (ANTARA Sumsel) - Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan menargetkan proyek panas bumi dengan investor asing terealisasi pada 2013, kata Kepala Badan Promosi, Perizinan, dan Penanaman Modal Daerah Sumsel Permana.

"Proyek panas bumi kemungkinan besar bisa dikejar pada 2013 karena Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral sudah mentenderkan, dan dalam waktu dekat akan diumumkan pemenangnya," kata Permana ketika ditanya peluang investasi terdekat, di Palembang, Rabu.

Ia menuturkan, terdapat dua perusahaan yang mengikuti tender Kementerian ESDM itu yakni Hitay Investment Holding (Turki) dan Exxon Mobil (Amerika Serikat).

Sementara ini, investor Turki telah menyatakan tertarik mengexplorasi tiga titik yakni di di Lumut Balai, Tanjung Sakti, dan Danau Ranau, sedangkan Sumsel sendiri menawarkan lima titik.

"Sumsel masih menunggu pengumuman pemenang terder, jika Kementerian ESDM tak kunjung memutuskan maka akan ditempuh cara lain yakni lobi stakeholder (pemangku kepentingan) yang ternyata diperbolehkan dalam pemerintahan," katanya.

Dalam lobi itu, akan diambil jalan tengah agar keinginan dua perusahaan itu tetap diakomodir mengingat Hitay Investment Holding telah menanamkan modal untuk melakukan studi kelayakan.

"Jika pemerintah menetapkan pemenang bukanlah investor asal Turki maka biaya yang telah dikeluarkan untuk studi kelayakan akan diganti oleh pihak yang dimenangkan. Namun diupayakan tidak seperti itu, karena ada cara lain yakni konsensus eksplorasi yakni dilakukan pembagian titik secara persuasif," ujarnya.

Sumsel sempat membuat Nota Kesepakatan (MoU) dengan CEO perusahaan tambang Turki, Mr Emin Hitay tahun 2011, untuk menjajaki peluang investasi panas bumi berkisar Rp9 triliun.

Potensi energi panas bumi di Sumsel merupakan terbesar di Indonesia atau negara kedua setelah Amerika dengan 40 persen cadangan dunia.

Kabupaten Muara Enim dengan dua lokasi di Tanjung Sakti dan Rantau Dedap masing-masing memiliki potensi 225 MWe dan 835 MWe, kemudian, Kabupaten OKU Selatan pada tiga lokasi dengan total 801 MWe dan 1 lokasi lain di Kabupaten Lahat dengan potensi listrik 50 Mwe.(Doly)

Editor: Parni
COPYRIGHT © 2014

Ikuti berita terkini di handphone anda di m.antarasumsel.com

Komentar Pembaca
Kirim Komentar