MPR RI: Kebudayaan Islam mulai menurun

Wakil Ketua MPR-RI Hajriyanto Y Thohari menyatakan bahwa kebudayaan Islam sekarang ini semakin menurun (FOTO Antarasumsel.com/Susilawati)

....Faktor menurunnya kebudayaan itu pertama umat Islam di tengah arus modernisasi dan globalisasi punya kecenderungan meninggalkan budaya-budaya lama yang Islam....
Berita Terkait
Palembang (ANTARA Sumsel) - Wakil Ketua MPR RI, Hajriyanto Y Thohari menilai bahwa kebudayaan Islam mengalami penurunan, karena tergerus arus modernisasi dan globalisasi.

Wakil Ketua MPR RI Hajriyanto menyampaikan hal itu ketika pidato budaya dengan tema "peran sastra dalam memasyarakatkan empat pilar berbangsa dan bernegara di Universitas Muhammadiyah Palembang, Jumat.

Menurut dia, faktor menurunnya kebudayaan itu pertama umat Islam di tengah arus modernisasi dan globalisasi punya kecenderungan meninggalkan budaya-budaya lama yang Islam, karena dianggap tidak relevan dan rasional dan sebagainya.

"Kemudian kedua budaya kita lebih dipengaruhi budaya barat yang lebih modern, kosmopolit sebagai akibat dari perkembangan teknologi informasi dan komunikasi," katanya.

Ia mencontohkan, kebudayaan membaca Al-Quran sehabis magrib terkikis oleh acara-acara televisi yang lebih menarik.

Kemudian dikalahkan dengan mudahnya berkomunikasi melalui pesan singkat (SMS), twitter dan facebook, kalau dulunya diisi dengan tauziah sekarang terkikis.

"Kita saja lebih banyak sms dan twitter untuk berhubungan dengan saudara, kalau dulu pertemuan keluarga, sekarang terkikis," ujarnya.

Ia mengatakan, pemerintah harus melakukan revitalisasi terhadap kebudayaan Islam, karena itu dirinya mendukung acara yang digelar UMP ini, karena sangat penting dan strategis untuk menghidupkan kembali tradisi-tradisi budaya Islam yang dulunya sangat kuat sekarang memudar.

"Dulu sangat kuat bahkan budaya-budaya Islam membentuk karakter bangsa Indonesia seperti kebiasaan membaca Al-Quran sehabis magrib, kemudian kesenian-kesenian dipengaruhi kebudayaan Islam," tuturnya.

Sementara itu, Rektor UMP HM Idris mengatakan, kegiatan digelar itu berkaitan dengan festival 1 Muharram 1434 H dilaksanakan Kamis kemarin dan pada hari ini dilakukan kegiatan dalam konteks yang sama oleh lembaga seni dan budaya UMP.

Sebenarnya banyak budaya Islam dikembangkan dalam artian tentang keramahan, sopan santun dalam Islam disampaikan, dibuat, diciptakan agar bisa terlaksana, ujarnya.(ANT-Susi)

Editor: Parni
COPYRIGHT © 2014

Ikuti berita terkini di handphone anda di m.antarasumsel.com

Komentar Pembaca
Kirim Komentar