....Permasalahan tuntutan warga pengembalian lahan yang dikelola perusahaan, sekarang ini sudah ditangani pemerintah psuat....
Berita Terkait
Palembang (ANTARA Sumsel) - Kondisi di kawasan pabrik gula Cinta Manis, Kabupaten Ogan Ilir, Sumatera Selatan hingga Rabu sudah kondusif menyusul adanya aksi bentrok massa dengan aparat keamanan di areal perkebunan tebu PT Perkebunan Nusantara VII tersebut sehari sebelumnya.

Kepala Bidang Humas Polda Sumsel, AKBP R Djarod, saat dihubungi di Palembang, Rabu, membenarkan kondisi di PG Cinta Manis itu sekarang sudah kondusif.

Pada Selasa (17/7) terjadi aksi massa yang membakar sejumlah fasilitas dan kebun tebu di PTPN VII Unit Usaha Cinta Manis di Ogan Ilir dan bentrok dengan aparat keamanan, akibat sengketa lahan antara perusahaan dan masyarakat setempat.

Menurut Djarod, saat ini aparat keamanan tetap berjaga supaya permasalahan tersebut tidak berkembang lebih lanjut.

Begitu juga masyarakat sudah menjaga diri, dan diharapkan tidak ada lagi tindak kekerasan, ujar dia.

Namun, kata dia, pihaknya terus mengantisipasi agar permasalahan yang dihadapi kedua pihak bersengketa dapat diselesaikan dengan baik.

Polda Sumsel, menurut dia, menambah personel di lokasi PG Cinta Manis itu untuk mengantisipasi agar permasalahan  tidak berkembang lagi.

Jumlah anggota kepolisian yang berjaga di areal perkebunan Cinta Manis milik PTPN VII itu sebanyak 1.125 personel yang diharapkan keamanan pabrik semakin terkendali, katanya.

Menurut dia, permasalahan tuntutan pengembalian lahan yang dikelola PTPN VII oleh warga setempat, sekarang ini sudah ditangani pemerintah pusat mengingat itu merupakan aset perusahaan BUMN milik negara.

Pabrik gula tersebut beserta kebun tebu dan fasilitas yang ada di dalamnya adalah aset nasional, dan keberadaannya diperlukan untuk mendukung pemenuhan kebutuhan gula nasional.(U005)

Editor: Parni
COPYRIGHT © 2014

Ikuti berita terkini di handphone anda di m.antarasumsel.com

Komentar Pembaca
Kirim Komentar