KPK tingkatkan status korupsi proyek Hambalang

Rabu, 11 Juli 2012 11:12 WIB

KPK tingkatkan status korupsi proyek Hambalang

Ketua KPK Abraham Samad. (FOTO ANTARA/Yudhi Mahatma)

...Tersangkanya kemungkinan lebih dari dua orang dari dua perkara, yaitu pengadaan barang dan jasa dan suap menyuap atau gratifikasi...
Berita Terkait
Balikpapan (ANTARA Sumsel) - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) meningkatkan status kasus korupsi Proyek Hambalang dari penyelidikan ke penyidikan. KPK juga sudah menentukan tersangka dari proyek senilai Rp1,3 triliun tersebut.

"Tersangkanya kemungkinan lebih dari dua orang dari dua perkara, yaitu pengadaan barang dan jasa dan suap menyuap atau gratifikasi," kata Abraham Samad di Balikpapan. KPK berjanji akan mengumumkan nama-nama tersangka ini pekan depan.

Menurut Ketua KPK, dalam kasus Hambalang ini KPK mengambil langkah langkah yang bertahap dan cermat. KPK harus memastikan bahwa setiap tersangka akan menjadi terdakwa dan dihukum sesuai dengan bukti-bukti yang ada. Selain itu KPK juga tidak bisa mengeluarkan SP3 atau surat perintah penghentian penyidikan.

Proyek Hambalang adalah proyek di Kementerian Pemuda dan Olahraga. Proyek ini dimulai di masa Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Adyaksa Dault dengan nilai Rp350 miliar.

Di zaman Menpora Andi Mallarangeng rencana sekolah olahraga Menpora Dault dikembangkan lagi hingga menjadi sports center dengan total nilai proyek Rp1,3 triliun. Karena hal ini, Dault sempat meradang karena Mallarangeng sempat menyebut bahwa ia hanya melanjutkan apa yang dikerjakan Dault.

"Di masa saya hanya sekolah olahraga. Itu pun karena tanahnya bermasalah, pembangunannya tidak diteruskan," kata Dault dalam banyak kesempatan.

Proyek ini kemudian disebut-sebut Nazaruddin, terpidana korupsi kasus pembangunan Wisma Atlet SEA Games di Palembang yang juga saat itu adalah bendahara umum Partai Demokrat.

Menurut Nazar, ada dana dari Proyek Hambalang yang kemudian dipakai untuk membiayai kandidat calon ketua umum Partai Demokrat di Kongres Partai Demokrat di Bandung Mei 2010. Para anggota DPR telah meninjau proyek di Bogor ini.  (ANT)

Editor: Yudi Abdullah
COPYRIGHT © 2014

Ikuti berita terkini di handphone anda di m.antarasumsel.com

Komentar Pembaca
Kirim Komentar
PDI Perjuangan raih kursi terbanyak di Palembang

PDI Perjuangan raih kursi terbanyak di PalembangPDI Perjuangan meraih kursi terbanyak di DPRD Kota Palembang pada Pemilu Legislatif 9 April 2014 yakni sembilan kursi ...

Kantor Bupati Musirawas rampung 2015

Kantor Bupati Musirawas rampung 2015Pembangunan gedung kantor Bupati Musirawas, Sumatera selatan, di kawasan Agropolitan diharapkan rampung pada 2015 ...