Seribuan anak Jambi buta aksara Al-Quran

Pekerja menyelesaikan salah satu bagian Al Quran raksasa setinggi 18,5 meter di Kompleks Pesantren Indo Global Mandiri (IGM) Suak Bujang, Gandus, Palembang, Sumatera Selatan, Rabu (18/1). Al Quran raksasa berisikan 324 keping halaman terbuat dalam ukiran kayu trembesu. (Foto antarasumsel.com/Fenny S

Berita Terkait
Jambi  (ANTARA Sumsel) - Hingga tahun 2012 ini jumlah anak yang buta aksara Al-Quran cukup besar di Kabupaten Batanghari, Jambi mencapai 2.667 orang.

"Dari 30 ribuan anak seumur itu, ternyata 2.667 anak di Batanghari buta aksara Alquran. Ini sungguh sangat menyedihkan," kata Sekda Batanghari, Yazirman, ketika dihubungi di Muarabulian, Ibukota Batanghari, Selasa.

Menurut dia, Kecamatan Muarabulian merupakan kecamatan yang menduduki peringkat pertama dengan jumlah 621 anak. Urutan kedua diduduki kecamatan Bbajubang dengan 408 anak, disusul kecamatan Mersam dengan 341 anak.

Sementara peringkat keempat diduduki kecamatan Batin XXIV (261 anak), Kecamatan Marosebo Ilir (257), Kecamatan Marosebo Ulu (247), Kecamatan Pemayung (239), dan Kecamatan Muaratembesi, sebanyak 203 anak. Jumlah ini sangat menyedihkan, apalagi untuk kabupaten peraih lima kali berturut-turut juara umum MTQ Tingkat Provinsi Jambi.  

Sekda mengharapkan, semua sektor dapat bekerjasama untuk mengurangi angka tersebut.

Dia juga minta kepada para orang tua untuk mendidik anaknya agar bisa membaca Alquran sejak dini. Ilmu pengetahuan umum penting, begitu juga ilmu membaca Alquran.

"Orang tua agar mengajarkan anaknya mengaji di rumah atau di tempat pengajian Alquran," ujarnya. (KR-YJ)

Editor: Indra Gultom
COPYRIGHT © 2014

Ikuti berita terkini di handphone anda di m.antarasumsel.com

Komentar Pembaca
Kirim Komentar