.....Kenyamanan bahan yang digunakan ketika dipakai menjadi pilihan utama pembeli mancanegara selain tentunya corak, motif dan desain kain.....
Berita Terkait
Palembang (ANTARA Sumsel) - Kain "jumputan" khas Palembang, Sumatera Selatan paling diminati pembeli dari mancanegara sehingga sangat potensial dijual ke pasar dunia, kata perancang dan perajin kain khas Palembang,
Alwatriati Tundrazmi, Kamis.

Ia menjelaskan, kain jumputan diminati karena berbahan halus dan nyaman untuk dipakai berbeda dengan kain songket yang keras serta cenderung panas ketika dipakai.

"Kenyamanan bahan yang digunakan ketika dipakai menjadi pilihan utama pembeli mancanegara selain tentunya corak, motif dan desain kain," ujarnya.

Menurut dia, bahan jumputan saat ini tidak hanya digunakan untuk kain sarung tetapi telah menjadi bahan pakaian atau busana untuk pesta.

Meski sangat diminati pembeli dari mancanegara tetapi penjualan kain tersebut ke luar negeri masih minim karena baru dijual saat pameran atau promosi produk saja, kata perempuan yang biasa dipanggil Tria Gunawan ini.

Tria mengatakan, usaha mempromosikan produk khas Palembang tersebut mereka lakukan dengan mengikuti pameran baik di dalam negeri maupun ke sejumlah negara di Asia, Eropa dan Amerika.

Namun, untuk bisa mengekspor kain itu secara rutin mereka belum bisa selain kendala produksi masalah penghitungan harga dikaitkan dengan pajak dan beragam beban biaya lainnya yang sampai saat ini masih belum dipahami.

Kain khas yang mereka produksi baik songket maupun jumputan dikerjakan secara manual dengan sistem "hand made" sehingga belum mampu menghasilkan produk dalam jumlah banyak.

Namun, sampai kini belum ada perusahaan atau produsen yang memesan dari luar negeri dalam jumlah yang banyak kecuali membeli di area pameran yang mereka ikuti. (nila)


Editor: Indra Gultom
COPYRIGHT © 2014

Ikuti berita terkini di handphone anda di m.antarasumsel.com

Komentar Pembaca
Kirim Komentar