Palembang segera miliki jalan underpass

Gambar rencana pembangunan jalan terowongan atau underpass simpang Patal Pusri Palembang, Sumatera Selatan. (Repro FOTO ANTARA Sumsel/Nila Fu'adi/12)

...Jembatan layang akan dibangun di simpang Jakabaring dan underpass di simpang Patal...
Berita Terkait
Palembang (ANTARA Sumsel) - Kota Palembang segera menambah satu jembatan layang dan membangunan jalan terowongan (underpass) untuk mengatasi permasalahan kemacetan lalu lintas yang mulai parah terutama pada jam sibuk pagi dan sore hari.

Pembebasan lahan untuk jembatan layang dan underpass tersebut akan dianggarkan dalam APBD perubahan Sumatera Selatan 2012, karena pembangunannya dilaksanakan tahun 2013, kata Sekretaris Komisi IV DPRD Sumsel Yudha Rinaldi di Palembang, Kamis.

Jembatan layang akan dibangun di simpang Jakabaring dan underpass di simpang Patal.

Untuk mempermudah proses pembangungan kedua proyek antsipasi kemacetan ibukota Sumsel itu, sekarang ini sedang dilakukan sosialisasi mengenai pembebasan lahan dan pemindahan utilitas atau fasilitas seperti jaringan pipa air bersih dan listrik, kata dia.

Melalui sosialisasi sejak dini diharapkan perusahaan daerah air minum (PDAM Tirta Musi) dan Perusahaan Listrik Negara (PLN) mempersiapkan pemindahan utilitasnya sehingga pada saat pembangunan dimulai tidak terhambat oleh fasilitas umum milik kedua perusahaan tersebut.

Mengenai berapa besar dana yang dianggarkan untuk pembebasan lahan itu saat ini belum diketahui, karena masih akan dinegosiasikan tim sembilan dengan Pemerintah Kota Palembang, ujarnya.

Dari sana nanti akan dilihat berapa hasil negosiasi yang mesti dianggarkan.

Dana untuk pembebasan lahan ini perlu segera dianggarkan dalam APBD perubahan 2012, karena pada tahun 2013 sudah mulai dilakukan pembangunan fisik jalan tersebut.

Akan tetapi, lanjutnya, dari perkiraan sementara untuk pembangunan jalan terowongan itu anggarannya sekitar Rp130 miliar yang diusulkan dalam APBN 2013, sementara jembatan layang dananya dari APBD provinsi.

Untuk pembangunan jembatan layang ini, pihaknya masih mencari informasi dan kemungkinan membutuhkan dana sekitar Rp100 miliar.

"Kami juga berharap, bagaimana supaya dana APBN itu tidak hanya untuk jembatan layang dan underpass saja, tetapi juga untuk pembangunan jembatan Musi III dan Musi IV," ujar politisi PDI Perjuangan tersebut.

Sementara, mengenai pembangunan jembatan Musi III ini kemungkinan dalam waktu dekat belum bisa terealisasi, karena anggarannya cukup besar sekitar Rp4 triliun, namun tetap akan diprioritaskan, tambah dia (ANT/KR-Sus)

Editor: Yudi Abdullah
COPYRIGHT © 2014

Ikuti berita terkini di handphone anda di m.antarasumsel.com

Komentar Pembaca
Kirim Komentar