Ulama besar Sumsel Abah Zen dimakamkan

Masyarakat Kota Palembang sedang mengusung keranda jenazah ulama ternama Kota Palembang, KH M Zen Syukri, di pelataran Masjid Agung, Palembang, Jumat (23/3). (FOTO ANTARA/Ansyor/12)

Jenazah KH Zen Syukri dishalatkan di Masjid Agung Palembang oleh warga, murid, dan umat Islam setempat...
Berita Terkait
Palembang, (ANTARA News) - Ulama besar Sumatera Selatan, KH M Zen Syukri atau yang biasa dipanggil Abah Zen yang meninggal dunia pada Kamis (22/3), pukul 16.10 WIB, dimakamkan di Palembang, Jumat.

Jenazah dishalatkan di Masjid Agung Palembang oleh warga, murid, dan umat Islam setempat.

KH Zen Syukri meninggal pada usia 92 tahun.

Ketua DPR RI, Marzuki Alie, pada sambutan prosesi shalat jenazah untuk ulama besar Sumsel itu menyebutkan bahwa umat Islam kehilangan ulama yang banyak mengajarkan kebajikan dan syiar Islam di Sumsel.

Selain itu, Marzuki juga merasa berduka yang dalam atas kepergian Abah Zen ini.

"Abah Zen lulusan pesantren Tebu Ireng dan seperguruan dengan KH Wahid Hasyim, Bapaknya Gus Dur," kata dia.

Wali Kota Palembang Eddy Santana Putra juga menyampaikan duka yang mendalam atas kepergian Abah Zen.

Menurut Eddy, Abah Zen banyak mendirikan pengajian istighotsah, dan penguatan ketauhidan di Sumsel.

"Kita berharap agar dapat meneruskan cita-cita Abah Zen, menghidupkan nilai-nilai yang didakwahkan, meneladani kesederhanaannya, dan keluasan berfikir dia," ujar Eddy.

Ribuan masyarakat Kota Palembang mengantarkan pemakaman Abah Zen menuju Masjid Nurul Hidayah, Kota Palembang sebagai tempat peristirahatan terakhirnya.

Ulama besar ini juga dikenal dekat dengan Prsiden Susilo Bambang Yudhoyono yang pernah bertugas di Sumsel sebagai Panglima Kodam II/Sriwijaya hingga saat ini. (ANT-Ansyor*BSB)

Editor: Yudi Abdullah
COPYRIGHT © 2014

Ikuti berita terkini di handphone anda di m.antarasumsel.com

Komentar Pembaca
Kirim Komentar